koran berita
Indonesia English Arabic
Antara

Foto Aktivitas Muslim Inggris Dipamerkan di Malang

Sabtu, 21 February 2009  | 19:56 WIB | Dibaca : 587

Malang (ANTARA News) - Karya seni foto hasil jepretan fotografer muslim ternama di Inggris, Peter Sanders, yang mengungkap aktivitas umat muslim (Islam) di Negeri Ratu Elizabeth mulai Sabtu (21/2) hingga Rabu (25/2) dipamerkan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jatim.

 

Pameran yang memajang 40 karya foto Sanders yang bernuansa Islami dan diberi judul "The Art of Integration" tersebut dibuka oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia Martin Hatfull, Sabtu, bertempat di aula lantai 1 Masjid AR Fachrudin UMM.

 

Martin Hatfull mengatakan, dari sekitar 60 juta penduduk Inggris, dua juta diantaranya adalah muslim. Islam berkembang baik di Inggris seiring dengan kebijakan negeri itu terutama menyangkut toleransi umat beragama.

 

"Di Indonesia sendiri, umat Islam memiliki komitmen tinggi terhadap perdamaian yang bisa kita lihat dari pluralisme masyarakat negeri ini yang bisa hidup berdampingan,, saling menghormati dan rukun antara umat yang satu dengan lainnya," katanya.

 

Program pameran foto karya Peter Sanders tersebut merupakan proyek dari kementerian luar negeri Inggris sejak tahun 2005 dan sudah dipamerkan ke berbagai negara diantaranya Kanada, Mesir dan Qatar.

 

Di Indonesia, pameran foto yang mengungkapkan sisi kehidupan umat Islam di Inggris itu sudah yang ketiga kalinya. Pertama di Universitas Paramadina Jakarta tahun 2007, kedua di Yogyakarta Februari 2008 dan di UMM mulai tanggal 21 hingga 25 Februari 2009.

 

Menyinggung hubungan politik Indonesia dengan Inggris, Martin menegaskan, Indonesia adalah mitra kerja yang penting bagi Inggris. "Oleh karena itu kami berharap Indonesia juga berpartisipasi pada kongres G-20 di London yang digelar April nanti," katanya menambahkan.

Sementara itu Peter Sanders adalah mantan pemusik yang masuk Islam pada tahun 1970 setelah melakukan perjalanan spiritual ke India dan belajar berbagai agama di negara itu. Namun, Islam menjadi pilihannya setelah kembali ke negara asalnya, Inggris.(*)


Sumber : http://www.antaranews.com/print/1235220979