Sriwijaya FC Berburu Sponsor dan Bapak Angkat

Author : Administrator | Friday, December 13, 2013 09:42 WIB | Republika -
Sejumlah pemain Sriwijaya FC melakukan selebrasi. (ilustrasi)
Sejumlah pemain Sriwijaya FC melakukan selebrasi. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG --- Setelah melengkapi formasi pemainnya, kini manajemen Sriwijaya FC sedang berburu sponsor untuk menjalani kompetisi ISL 2014.

“Sampai kini sudah ada tiga perusahaan yang menyatakan siap menjadi sponsor Sriwijaya FC  musim ini," kata Augie Bunyamin Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), perusahaan pengelola Sriwijaya FC, Jumat (13/12).

Menurut Augie, tiga perusahaan yang siap menjadi sponsor klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut adalah, dua sponsor musim lalu yaitu Bank Sumselbabel dan PTBA Tbk. Satu lagi yang juga siap menjadi sponsor adalah PT PGN  Tbk.

“Manajemen masih terus mencari sponsor lainnya untuk membantu finansial klub pada musim mendatang. Selain sponsor, Sriwijaya FC sudah mendapat empat bapak angkat yang siap membiayai gaji pemain,” kata Augie.

Untuk menjaring perusahaan yang berminat menjadi sponsor Sriwijaya FC pada kompetisi ISL 2014 manajemen klub yang bermarkas di stadion Gelora Sriwijaya tersebut sudah menggandeng perusahaan marketing dan advertising yang ada di Jakarta dan Bandung.

Dalam berburu calon sponsor, kata Augie, manajemen Sriwijaya telah menjajaki ke sembilan perusahaan, baik dari BUMN dan swasta, seperti perusahaan elektronik.

Mengenai dua sponsor musim lalu, Evalube dan Indosat, Augie berharap kedua perusahaan tersebut bisa kembali menjadi sponsor Sriwijaya musim kompetisi 2014.

“Informasi yang kami dapat, mereka akan menyampaikan keputusannya pada akhir tahun 2013,” ujarnya.

Sedangkan untuk bapak angkat Sriwijaya FC, menurut Augie sudah ada empat orang calon yang menyatakan kesediannya. Di antara calon bapak angkat tersebut adalah Bupati Lahat, Saefudin Aswari, dan Wali Kota Lubuklinggau, Prana Sohe.

“Mereka akan membantu membiayai gaji pemain bukan dari dana pemda melainkan akan merangkul perusahaan atau donatur yang ada di daerah mereka,” katanya.

Harvested from: http://www.republika.co.id/berita
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1