Kontrak Neymar Palsu, Bos Besar Barca Korupsi?

Author : Administrator | Saturday, January 11, 2014 08:22 WIB | VIVA News -
Neymar (kanan) saat diperkenalkan presiden Barcelona, Sandro Rosell (kiri) 

 

VIVAbola - Presiden Barcelona, Sandro Rosell, terancam tersandung kasus hukum setelah sebuah investigasi tengah dilancarkan terkait kontrak Neymar yang pindah dari Santos pertengahan 2013 silam.

Kasus muncul saat pertanyaan mengenai detail kontrak Neymar menyeruak di suratkabar El Mundo. Tuduhan penggelapan dana sebesar €40 juta dilemparkan lawan politiknya, Jordi Cases.

Rosell sebelumnya berharap tuduhan itu akan dibatalkan, namun investigasi akhirnya dilancarkan setelah Jaksa Agung dari Pengadilan Tinggi Spanyol memaksa Blaugrana menyerahkan sejumlah dokumen.

Jaksa penuntut, Jose Perals, menanyakan sejumlah dokumen menyangkut detail elemen finansial transfer sebesar €57,1 juta tersebut. Auditor Barca pun siap memberikan bukti menyangkut ke mana €40 juta yang tak didapat oleh Santos (klub Brasil itu hanya mendapat bagian €17,1 juta.)

"Kontrak yang ditandatangani kedua belah pihak tidak sesuai dengan yang tertera di dalamnya," ungkap Jaksa Penuntut, seperti dilansir AS. "Kontrak yang telah ditandatangani bisa saja palsu untuk menutupi cara pembayaran."

Barca tetap menegaskan mereka tidak melakukan kesalahan apapun menyangkut transfer Neymar. Meski sampai saat ini sang juara bertahan La Liga itu masih belum bisa memberi penjelasan ke mana dana €40 juta itu mengalir.

Sementara itu, pihak ketiga yang terkait dengan transfer tersebut, grup DIS mengklaim hanya menerima jumlah persenan yang kecil, jauh dari yang harusnya mereka dapatkan dari penjualan Neymar.

Harvested from: http://bola.viva.co.id
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1