Barca Tumbang Lagi, Ramalan Mourinho Terbukti Tepat?

Author : Administrator | Monday, February 24, 2014 08:34 WIB | VIVA News -
Pemain Barcelona saat dikalahkan Real Sociedad (Zimbio)

 

VIVAbola - Beberapa waktu lalu, manajer Chelsea, Jose Mourinho, sempat melontarkan komentar kontroversial. The Special One menyebut Barca era Gerardo Martino saat ini adalah yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Mourinho tak salah melontarkan ramalan itu. Karena pria Portugal ini pernah sangat dekat bersinggungan dengan Barca. Baik saat pria 51 tahun ini jadi "penerjemah" di Barca era Bobby Robson, maupun sebagai rival berat saat membesut Real Madrid era 2010-2013. 

"Saya rasa, saat ini Barcelona terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Jadi, City memiliki kesempatan," kata Mou saat itu.

Ucapan Mou memang tidak langsung terbukti. Los Alzugranas justru mampu menumbangkan tim bertabur bintang, Manchester City 2-0 dalam leg 1 babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium. Perkataan pria asal Portugal itu baru mendekati kenyataan beberapa hari kemudian di kancah La Liga.

Di luar dugaan, Barca tumbang 1-3 dari Real Sociedad di Estadio Municipal de Anoeta, Minggu 22 Februari 2014 (Senin dini hari WIB). Gol Lionel Messi pada menit 36 menjadi tak ada artinya, setelah tuan rumah mampu mencetak 3 gol tambahan. Gol bunuh diri Alex Song (menit 32), Antoine Griezmann (54'), dan David Zurutuza menghadirkan mimpi buruk bagi klub raksasa Catalan itu.

Omongan Mourinho semakin terbukti benar setelah statistik Barca musim ini memang tidak sebagus saat menjadi juara musim lalu. Musim lalu, Barca hanya menderita 2 kekalahan di La Liga.

Musim ini, Blaugrana sudah menderita 3 kali kekalahan. Sebelumnya, mereka sempat takluk dari Athletic Bilbao dan Valencia.

Hasil ini semakin menyakitkan karena rival Barca, Real Madrid mampu meraih kemenangan. Los Blancos menekuk Elche 3-0 berkat gol-gol Asier Illaramendi (menit 34), Gareth Bale (72'), dan Isco (71'). Barca harus rela melihat Madrid menempati puncak klasemen dengan 63 poin dari 25 laga. Sementara itu, Los Alzugranas tertahan di posisi 2 dengan 60 poin.

Rotasi yang dilakukan pelatih Gerardo Martino ternyata tidak berjalan mulus. Pelatih asal Argentina ini memberikan kesempatan kepada Alex Song untuk tampil di menit awal, menemani Sergio Busquets sebagai double pivot.

"Rotasi di dalam skuad memang bagus saat hasilnya positif. Saya yang bertanggung jawab atas kekalahan ini. Saya tidak bisa membaca alur permainan dengan benar," ucap Martino seperti dilansir situs resmi klub.

"Saya pikir dengan gol dari Messi bisa membuat permainan kami menjadi lebih baik. Ternyata saya salah. Sociedad memang bermain dengan sangat baik," sambung dia.

Bek Barca, Gerard Pique, meminta agar fans tidak panik dalam menyikapi kekalahan ini. Menurut kekasih Shakira ini, hasil tersebut bukanlah sebuah "kiamat" bagi kubu Barca.

"Kami tetap berada di papan atas klasemen. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Ini memang bukan hari yang bagus bagi kami. Sociedad menampilkan permainan sepakbola yang bagus," kata Pique seperti dilansir Marca.

Tak hanya berpengaruh terhadap klasemen, hasil ini juga memperpanjang rekor buruk Barca saat bertemu Sociedad. Sociedad belum pernah kalah di kandang dari Barcelona sejak kembali ke kompetisi La Liga pada 2010. Rekornya adalah 2 kali menang dan 1 seri.

Angin Segar untuk Duo Madrid

Kekalahan Barca menjadi angin segar bagi dua tim asal Madrid, Real Madrid dan Atletico Madrid. Madrid sukses menempati puncak klasemen setelah menumbangkan Elche 3-0. Sementara itu, Atletico bisa menyamai poin Los Blancos jika menumbangkan tuan rumah Osasuna.

Tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo yang menjalani hukuman, Madrid tetap terbukti tangguh. Los Blancos bisa memenangkan 3 pertandingan tanpa kehadiran CR7. Sebelum menundukkan Elche, tim besutan Carlo Ancelotti mengalahkan Villarreal 4-2 dan Getafe 3-0.

Comeback Ronaldo akan terasa manis karena di laga selanjutnya, Madrid akan melakoni duel El Derbi Madrileno kontra Atletico di Vicente Calderon, Minggu 2 Maret 2014. Laga ini bisa berpengaruh besar terhadap perburuan gelar juara.

Penentuan posisi klasemen di La Liga ditentukan oleh head to head. Di pertemuan pertama yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Atletico menang 1-0. Itu artinya, Los Blancos perlu menang dengan 2 gol tandang. Sistem head to head akan digunakan jika dua tim atau lebih memiliki poin yang sama.

Kita nantikan saja, apakah Barca bisa kembali bangkit dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya. Jika tidak, duo Madrid akan semakin meninggalkan mereka. (one)

Harvested from: http://bola.viva.co.id
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1