Palembang Pamer Kesiapan

Author : Administrator | Monday, March 06, 2017 | Media Indonesia -

Penulis: Dwi Apriani

Ilustrasi

PROVINSI Sumatra Selatan terus menggeber pembangunan berbagai arena yang akan digunakan untuk tempat pertandingan di Asian Games 2018.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengklaim persiapan pembangunan arena di wilayahnya sudah mencapai 70%.

Begitu pula pembangunan infrastruktur pendukung, seperti light rail transit (LRT) yang sudah berjalan 40%.

"Kami berharap ini bisa selesai sesuai rencana, yakni enam bulan sebelum Asian Games dimulai pada 18 Agustus 2018. Intinya, kami siap memukau Komite Olimpiade Asia (OCA) dengan progres pembangunan di sini," ujar Alex.

Pada pesta olahraga yang bergulir empat tahunan tersebut, Sumsel diagendakan menggelar 11 cabang olahraga.

Sebagian akan digelar secara menyeluruh alias sejak babak penyisihan hingga final, sebagian lain hanya babak penyisihan.

"Seperti kano/kayak, dayung, menembak, triatlon, sepak takraw, dan panjat tebing akan digelar menyeluruh. Tapi untuk cabang sepak bola, voli, soft-tennis, tenis, dan basket hanya babak penyisihan," tambah Alex.

Pelaksanaan rapat Komite Koordinasi (Coorcom) OCA dan Indonesia hari kedua yang berlangsung di Palembang kemarin diawali dengan kunjungan ke Jakabaring Sports Complex (JSC) sebelum rapat di Griya Agung, Palembang.

Peninjauan pertama dilakukan ke arena menembak, dilanjutkan ke lintasan dayung di seputar danau buatan di Jakabaring dan terakhir ke Stadion Jakabaring Palembang.

Presiden Panitia Penyelenggara Asian Games (Inasgoc) Erick Thohir pun mengapresiasi progres pembangunan arena.

"Kompleks olahraga Jakabaring yang memang sudah settle, tidak perlu diragukan lagi. Masukan hanya menyangkut infrastruktur pendukung, seperti transportasi dan akomodasi bagi atlet serta ofisial," jelas Erick.

Sementara itu, Ketua Corcom Ke-6 Asian Games, Tsunekazu Takeda, mengaku puas dengan kesiapan Palembang.

Di lain hal, Polda Metro Jaya terus mendalami kasus korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018.

Kepala Subdit V Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKB Ferdy Irawan, mengatakan penyidik kembali akan memeriksa anggota Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (KE-KOI) terkait dengan kasus korupsi tersebut.

Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung hari ini (Senin, 6/3).

"Kita telah melayangkan surat panggilan yang dijadwalkan Senin (6/3/). Mereka kita harapkan bisa memenuhi panggilan," katanya.

Menurut Ferdy, pihaknya belum dapat memastikan tersangka baru terkait dengan kasus korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018.

"Pemeriksaan kali ini untuk sin-kronisasi penghitungan kerugian negara oleh BPKP," ujarnya.

Sejauh ini penyidik tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga tersangka, yaitu Dody Iswandi (Sekjen KOI), Anjas Rivai (Bendahara Umum KOI), dan Agus Ikhwan selaku penyedia jasa kegiatan karnaval Asian Games di Surabaya.

Adapun anggota Komite Eksekutif KOI yang kembali akan menjalani pemeriksaan antara lain Dasril Anwar (Wakil Sekjen KOI), Krisna Bayu (Komisi Atlet), dan Bambang Rus Effendi (Komisi Sport for All)
(Rul/R-3)

Harvested from: http://www.mediaindonesia.com/news/read/95024/palembang-pamer-kesiapan/2017-03-06#
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1