Pencak Silat Ditargetkan Masuk Olimpiade 2024

Author : Administrator | Friday, December 09, 2016 | Media Indonesia -

Penulis: Ghani Nurcahyadi

ANTARA FOTO/Wira Suryantala

UPAYA untuk mementaskan pencak silat di ajang internasional terus dilakukan. Setelah Asian Games 2018, pemerintah membidik Olimpiade 2024 sebagai ajang mempertandingkan olahraga bela diri asal Indonesia tersebut. Hal itu ditegaskan Presiden Joko Widodo saat menutup Kejuaraan Dunia Pencak Silat Ke-17 di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Kamis (8/12).

Presiden memastikan akan membantu Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) dan Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (Persilat) untuk mempromosikan pencak silat ke seluruh dunia. "Sudah sepatutnya dan sepantasnya pencak silat memiliki kiprah di dunia internasional. Kita targetkan sudah dipertandingkan pada Olimpiade 2024. Untuk itu, kita akan membantu berbicara dengan negara lain agar pencak silat bisa dipertandingkan di Olimpiade," kata Presiden yang juga menerima gelar Pendekar Utama pencak silat di GOR Lila Bhuana.

Presiden menekankan promosi pencak silat ke negara lain tidak hanya dari sisi olahraganya, tapi juga mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam budaya pencak silat. Pencak silat menurut Presiden juga memperkuat karakter dan mental bangsa Indonesia. Hadirnya 40 negara dalam perhelatan kejuaraan dunia pencak silat kali ini, menurut Presiden, merupakan kebanggaan karena negara peserta berlomba-lomba memperagakan olahraga asli Indonesia itu.

"Ini menjadi ajang silaturahim antarbudaya," ujarnya. Presiden Persilat yang juga Ketua Umum PB IPSI Prabowo Subianto mengatakan kehadiran 40 negara dalam kejuaraan dunia kali ini bukan hanya untuk berkompetisi, melainkan juga menjalin persahabatan.

Pertahankan dominasi
Dari kejuaraan dunia kali ini, Indonesia berhasil me-ngumpulkan 12 medali emas, 4 perak, dan 4 perunggu. Disusul Vietnam yang memgumpulkan 5 medali emas, kemudian Malaysia 3 medali emas, Singapura 2 emas, Thailand 1 emas, dan Belgia 1 emas. Raihan itu sekaligus memosisikan Indonesia sebagai juara umum, predikat yang tidak pernah lepas sejak kejuaraan dunia pencak silat diselenggarakan.

Di hari terakhir kemarin, Indonesia meraih enam emas melengkapi raihan disiplin seni yang memborong seluruh enam nomor yang dipertan-dingkan Rabu (7/12). Enam emas nomor tanding dipersembahkan Mariati di kelas bebas putri, Sarah Tria Monita (C putri), Selly Andriani (kelas D putri), Nirmalasari Oktaviana (kelas B putri). Di bagian putra, emas diraih Galang Tri Widya (kelas B putra) dan Hanifan Yudani Kusuma (kelas C putra).

"Saya minta gelar juara (umum) ini dipertahankan, (dengan) mampu menjadi yang terbaik di Asian Games 2018," kata Jokowi. Ketua Bidang Kepelatihan PB IPSI Tamsil Azis mengatakan raihan juara umum memenuhi target yang dibebankan. "Namun, perkembangan pencak silat di negara lain cukup pesat, terutama Vietnam yang mampu merebut lima medali emas pada disiplin tanding," ujarnya. (R-2)

 
Harvested from: http://www.mediaindonesia.com/news/read/81754/pencak-silat-ditargetkan-masuk-olimpiade-2024/2016-12-09#
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1