Dukung Muhammad Ali Dapat Gelar Kebangsawanan Inggris!

Author : Administrator | Wednesday, February 24, 2016 10:20 WIB | -
Muhammad Ali kalah saat melawan Joe Frazier pada 1971. Namun, Ali membalasnya pada 1974 dan 1975.


 



LONDON, Kompas.com - Mantan juara dunia tinju kelas berat asal Inggris, David Haye meluncurkan petisi yang berisi dukungan agar keluarga kerajaan Inggris menganugerahkan gelar kebangsawanan buat legenda tinju Muhammad Ali.

Kampanye yang dilakukan Haye ini berkaitan dengan rencana kedatangan Ali ke Inggris untuk meresemikan "I AM THE GREATEST"  pameran tentang perjalanan hidup dan karir Ali yang akan berlangsung du O2 London dari 4 Maret hingga 31 Agustus.

Menurut Haye penghargaan tersebut akan sangat layak buat Ali."Seperti juga jutaan orang lainnya di seluruh dunia, Ali adalah figur pahlawan buat saya. ia merupoakan inspirator buat karir tunju saya."

"Kunjungan ini mungkin merupakan kunjungan ke Inggris yang terakhir. Ia harus diberi penghargaan, bukan hanya atas prestasinya (di tinju) yang membuatnya orang paling dikenal di dunia. Namun juga atas kerja kemanusiaan yang dilakukannya selama bertahun-tahun yang membawa perubahan di seluruh dunia," lanjut Haye.

”Muhammad (Ali) mencintai Inggris. ia pertamakali berkunjung saat menghadapi Henry Cooper 53 tahun lalu dan sejak itu ia telah mempesona kami. Petinju terbesar ini telah menerima banyak penghargaan di seluruh dunia dan saya kira sekarang lah saatnya Inggris memberi penghormatan kepadanya," ungkap Haye.

"Silakan tandatangani petisi ini agar Muhammad Ali dianugerahi gelar kehormatan kebangsawanan Inggris."

Muhammad Ali terlahir dengan nama Cassius Clay pada 1942. Ia mulai menjadi juara  dunia tinju kelas barat dengan mengalahkan Sonny Liston pada 1962.  Namun karena orientasi politiknya -termasuk memeluk agama Islam dan menentang berperang di Vietnam-, Ali sempat menjadi "musuh" masayarakat Amerika.

Ia bahkan sempat dilarang bertarung selama 3 tahun (1967-1970) sebelum Ali merebut kembali gelarnya pada 1974-1978. Ia mengundurkan diri pada 1981.

Setelah mundur dari ring tinju, Ali aktif di gerakan kemanusiaan dan dua puluh tahun belakangan diketahui menderita Parkinson.

Dukungan buat Ali untuk menerima gelar bangsawan kehormatan  bisa diberikan melalui bit.ly/KnightAli.

 


Harvested from: http://olahraga.kompas.com/
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1