BJB Pakuan tidak Rela Jadi Tumbal Popsivo

Author : Administrator | Monday, March 13, 2017 00:00 WIB | Media Indonesia -

ANTARA

TIM voli putri Jakarta PGN Popsivo Polwan akhirnya memastikan lolos ke babak empat besar atau final four Proliga 2017 setelah menyudahi perlawanan Bandung Bank BJB Pakuan dengan skor tipis 3-2 pada hari terakhir seri kedua putaran kedua Proliga 2017 di GOR Kertajaya, Surabaya, Minggu (12/3).

Dengan hasil itu, Popsivo me-ngoleksi tujuh kemenangan dan tidak mungkin bisa dikejar Bank BJB yang hingga kemarin baru memetik empat kemenangan.

BJB Pakuan sejatinya masih menyisakan dua laga pada seri ketiga atau terakhir putaran kedua di Malang, 17-19 Maret mendatang, yakni melawan Batam Sindo BVN (17/3) dan Gresik Petrokimia (19/3).

Namun, kalaupun mereka memenangi dua laga itu, Novriali Yami dan kawan-kawan maksimal memiliki enam kemenangan sehingga tidak mungkin mengejar raihan Popsivo.

Selain Popsivo, dua tim putri yang telah lebih dahulu memastikan melangkah ke final four ialah juara bertahan Jakarta Elektrik PLN dan finalis tahun lalu, Jakarta Pertamina Energi.

"Tentu saja kami sangat senang. BJB punya pertahanan sangat bagus sehingga bola kami sulit untuk menembus mereka. Anak-anak juga maunya cepat selesai dan menang akhirnya jadi bumerang. Untung kita bisa memenangi pertandingan," kata pelatih kepala Popsivo, Eko Waluyo, selepas pertandingan.

"Permainan kami menurun pada set ketiga karena sudah merasa unggul 2-0. Akibatnya, itu menjadi bumerang bagi kami," aku Eko.

Hal senada dikatakan pemain Popsivo, Arsella Nuari Purnama.

"Tadi kami terlalu optimistis bisa menang 3-0. Ke depan, hasil ini akan kami jadikan pelajaran untuk pertandingan berikutnya," ujar Shella.

Di sisi lain, meski peluang Ban-dung Bank BJB Pakuan untuk lolos ke final four belum tertutup, asisten pelatih BJB, Uus Susansyah, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut.

Hal itu karena kepemimpinan wasit Dondi Satrio yang tidak tegas dan banyak merugikan timnya.

"Kami menggarisbawahi kepemimpinan wasit yang tidak fair. Total kami dirugikan sebanyak lima poin. Wasit ini juga merugikan kami saat kami kalah dari Elektrik, Jumat (10/3/2017)," tegas Uus.

Ia pun berharap pada putaran kedua seri III kepemimpinan wasit bisa diperbaiki.

BJB Pakuan harus bersaing dengan Gresik Petrokimia untuk mendapat tiket terakhir ke final four. (Beo/R-3)

Harvested from: http://mediaindonesia.com/news/read/96084/bjb-pakuan-tidak-rela-jadi-tumbal-popsivo/2017-03-13#
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1