Palembang - Indonesia sebagai tuan rumah SEA Games XXVI, 11-22 November 2011, akan menampilkan miniatur Candi Borobudur dan komodo pada parade upacara pembukaan di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (11/11).
Kesiapan kontingen Indonesia selaku tuan rumah untuk menggelar acara pembukaan pesta olah raga dua tahunan diikuti 11 negara di Asia Tenggara ini, dipastikan melalui gladi resik yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (10/11) petang.
Gladi resik ini juga dirangkaikan dengan peresmian komplek olah raga Jakabaring (Jakabaring Sport City) yang menjadi lokasi utama terpadu pelaksanaan SEA Games ke-26.
Pengarah acara upacara pembukaan dan penutupan SEA Games (SEAG), Helmi Yahya menegaskan bahwa panitia menyiapkan sejumlah kejutan pada acara pembukaan nanti.
Pada latihan persiapan pembukaan SEAG itu sebelumnya, antara lain terlihat penampilan sebuah mobil hias berisikan miniatur Candi Borobudur dan komodo yang tampak bergerak mengikuti acara gladi parade atlet dan ofisial asal Indonesia.
Tak hanya Indonesia, mobil hias dari sepuluh negara peserta lainnya juga turut mengikuti latihan defile itu, seperti Malaysia yang menampilkan miniatur Menara Kembar (Twin Tower), Vietnam dengan pagodanya, dan Singapura dengan miniatur patung Singa.
"Mobil-mobil hias itu didesain khusus oleh puluhan seniman di Sukabumi, Jawa Barat. Jadi memang bukan pekerjaan mudah untuk membuatnya," kata Helmi.
Menurut dia, akan banyak kejutan dalam upacara pembukaan SEA Games nanti.
"Makanya jangan diekspose dulu, nanti jika sudah tahu semua, tidak akan mejadi kejutan lagi," ujar dia.
Dia menambahkan, telah dilakukan gladi resik bagi seluruh pengisi acara, seperti pengisi tarian, paduan suara, pembawa bendera, dan paskibraka.
"Seluruh tarian telah dilatihkan pelaksanaannya, seperti Tarian Musi-The Heart of The City arahan Hartati Dancer, lalu Sriwijaya The Golden Peninsula pimpinan Alex Hassim Dancer, Merajut Nuantara milik Dedi Puja Dancer, dan terakhir Meraih Impian juga asuhan Hartati Dancer," ujar dia.
Helmi menambahkan, pada Tarian Merajut Nusantara, akan disuguhkan beberapa tarian khas Melayu, Kalimantan, Jawa dan Papua.
"Kalau kemarin mencoba kanvas eletronik, sekarang giliran mencoba semuanya. Tapi untuk gladi resik akhir akan dilakukan di depan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," ujar dia. (Ant/ICH)