Wah, Malaysia Kembali Langgar Wilayah Perbatasan Indonesia

Author : Administrator | Monday, May 19, 2014 09:18 WIB
The US Navy deploys Arleigh Burke-class guided-missile destroyers USS Kidd and USS Pinckney to help searching the missing Malaysian airliner. (File photo)
The US Navy deploys Arleigh Burke-class guided-missile destroyers USS Kidd and USS Pinckney to help searching the missing Malaysian airliner. (File photo)

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Pihak Pangkalan TNI AL Pontianak tengah menyelidiki kemungkinan pelanggaran batas wilayah perairan Indonesia oleh pihak Malaysia di Tanjung Datuk. wilayah ini berada di daerah perbatasan Kalimantan Barat dengan Sarawak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Pontianak, Senin (19/5), pihak Lanal Pontianak mendapat kabar tersebut pada Sabtu (17/5) dari Kantor Distrik Navigasi di Pontianak.

Informasi awal yang diterima, saat itu ada pemasangan rambu suar di kawasan Tanjung Datuk oleh pihak Malaysia. Namun, kemungkinan saat pemasangan pihak Malaysia memasuki wilayah Indonesia.

Menindaklanjuti hal itu, pihak Lanal Pontianak mengirim kapal SSA serta membuat foto udara menggunakan pesawat TNI AL. Namun hingga Minggu (18/5) masih ada kegiatan pemasangan lampu suar oleh pihak Malaysia di wilayah itu.

Dari Koarmabar TNI di Jakarta dikabarkan juga telah mengirim kapal KRI ke kawasan tersebut untuk memastikan kebenarannya.

Sementara perwira di Lanal Pontianak yang enggan disebut namanya membenarkan dan mengatakan masih dilakukan tindak lanjut apakah kegiatan pihak Malaysia melanggar batas wilayah atau tidak.

Tanjung Datuk merupakan wilayah perbatasan di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalbar. Areal Tanjung Datuk termasuk di dalamnya Gosong Niger di wilayah laut dan Camar Wulan di wilayah darat yang sampai sekarang titik ikat dan patok batas Provinsi Kalimantan Barat (Republik Indonesia)  Negara Bagian Sarawak (Federasi Malaysia), masih bermasalah karena belum disepakati.

Harvested from: http://www.republika.co.id/berita/internasional/asean/14/05/19/n5sq9j-wah-malaysia-kembali-langgar-wilayah-perbatasan-indonesia
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1