Tanpa Altar dan Tamu, Pesta Nikah Ini "Cuma" Dihadiri 1.000 Kucing...

Author : Administrator | Tuesday, May 24, 2016 09:29 WIB

 

CALIFORNIA, KOMPAS.com - Pasangan asal Kanada ini telah melakukan perjalanan ke berbagai penjuru dunia bersama-sama.

Mereka jatuh cinta. Kemudian mereka mengikat tali pertunangan.

Nah, ketika tiba waktunya menikah, mereka pun berpikir keras untuk memilih tempat yang tepat.

Mereka menginginkan suatu yang benar-benar spesial, seperti harapan seluruh pasangan lain di dunia tentunya.

Akhirnya, pilihan jatuh ke California, Amerika Serikat.

Pada Selasa pekan lalu, seperti diberitakan Washington Post, di bawah kanopi besar di padang rumput di sisi Sungai Kings mereka mengikat janji suci.

Sang pengantin wanita mengenakan gaun berwarna putih, dan sang pria memakai setelah jas abu-abu.

Acara pemberkatan nikah berlangsung di luar ruang dalam bentuk yang sederhana. Tak ada altar, tak ada bangku, dan tak ada tamu. Hanya kucing. 

Seribu kucing menghadiri acara pemberkatan nikah itu. Ya, Louise Veronneau dan Dominic Husson, menjadi pasangan pengantin pertama yang menikah di The Cat House on the Kings.

Kawasan itu merupakan suaka kucing di lahan seluas 48.000 meter persegi. Dengan lahan seluas itu, kawasan ini menjadi suaka kucng terbesar di Amerika Serikat.

Baik Louise maupun Dominic mengaku, tempat itu dipilih karena mereka menyukai kucing. 

"Kami adalah pecinta hewan, kami berdua. Dan kami ingin melakukan ini di hari spesial kami," ungkap sang pengantin wanita kepada CBS 47.

"Kami ingin pernikahan ini dekat dengan nilai-nilai kami sendiri," sambungnya.

Pada hari Rabu, atau satu hari setelah pernikahan mereka, pasangan pengantin baru ini tampil dalam siaran pagi di CBS 47.

Sang wanita mengenakan kaus bergambar kucing. Dia lalu bercerita bagaimana istimewanya pernikahan sederhana yang mereka gelar.

Sebuah pesta pernikahan dengan mangkuk-mangkuk santapan kucing dan bagaimana mereka berpose dengan hewan-hewan itu.

"Lantas, apakan anda berdua akan mengadopsi seekor kucing dari sana?" tanya si penyiar.

"Ya, tentu itu akan menyenangkan, mungkin ya, mungkin," kata Louise.

"Kami tak akan bisa lagi mengatakan tak bisa kepada kucing-kucing," sambungnya.  

Harvested from: http://internasional.kompas.com/
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1