Puluhan Ribu Demonstran Tuntut Presiden Brasil Lengser

Author : Administrator | Tuesday, August 18, 2015 09:26 WIB
Puluhan Ribu Demonstran Tuntut Presiden Brasil Lengser
Foto: BBC

Para demonstran menyeru agar Presiden Dilma Rousseff mundur.
 

Puluhan ribu orang berpartisipasi dalam aksi demonstrasi di sejumlah daerah di Brasil guna menuntut pelengseran Presiden Dilma Rousseff.

Di Kota Rio de Janeiro, para demonstran berpawai di Pantai Copacabana. Mereka memakai kostum kuning khas tim nasional Brasil, menyanyikan lagu kebangsaan, dan membawa spanduk bertuliskan Dilma keluar.

Aksi serupa berlangsung di Kota Sao Paulo dan Ibu Kota Brasilia. Kepolisian Brasil mengatakan para demonstran secara keseluruhan mencapai 137.000 orang.

Demonstrasi besar-besaran menentang Rousseff dan Partai Buruh ialah yang ketiga kalinya terjadi tahun ini. Sebelumnya, pada Maret dan April, aksi serupa diikuti ratusan ribu orang.

Para pemrotes memakai kostum kuning-hijau khas tim nasional sepak bola BRasil.
 

"Kami ingin perubahan dan jika rakyat tidak turun ke jalan, itu mustahil," kata Elino Alves de Moraes, seorang pensiunan insinyur yang turut berpawai di Brasilia.

Kepemimpinan Rousseff pada masa jabatan kedua belum genap setahun. Selama kurun waktu tersebut, popularitasnya dalam berbagai jajak pendapat anjlok hingga hanya mencapai satu digit.

Bahkan, sebuah jajak pendapat yang dilakukan lembaga survei Datafolha menunjukkan seruan agar Rousseff lengser paling banyak muncul di kawasan-kawasan penduduk miskin. Padahal, dalam pemilihan presiden lalu, sokongan terhadap Rousseff di daerah tersebut paling banyak.

Rousseff dituding mengetahui skandal korupsi di perusahaan minyak negara, Petrobras.

Demonstran antipemerintah menuding Rousseff mengetahui skandal korupsi di perusahaan minyak negara, Petrobras.

Dalam penyelidikan yang dilakukan jaksa agung, nama Rousseff dicoret dari dugaan keterlibatan korupsi. Akan tetapi, beberapa anggota senior pemerintahannya turut terimbas.

Kubu penyokong Rousseff, yang juga menunjukkan dukungan mereka dengan aksi turun ke jalan beberapa bulan terakhir, mengatakan seruan agar presiden lengser ialah upaya kudeta.


(imk/imk)

Harvested from: news.detik.com
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1