PM Australia: Pemilu Akan Digelar September 2013

Author : Administrator | Wednesday, January 30, 2013 10:38 WIB
PM Australia, Julia Gillard (REUTERS)

VIVAnews - Perdana Menteri Australia, Julia Gillard, hari ini mengumumkan bahwa pemilihan umum akan berlangsung 14 September 2013. Bagi kalangan media setempat, ini merupakan pengumuman yang mengejutkan dari Gillard.

Stasiun berita ABC News Australia mengungkapkan bahwa Gillard mengumumkan jadwal pemilu saat memberi sambutan di National Press Club, Canberra, hari ini 30 Januari 2013. Itu merupakan pidato politik pertama Gillard tahun ini. 

Dengan demikian, rakyat Australia punya waktu panjang, yaitu sekitar delapan bulan, untuk bersiap-siap menghadapi hajatan politik itu. Ini merupakan keputusan yang tidak biasa di Australia, karena tanggal pemilu biasanya diumumkan hanya beberapa bulan sebelum hari pemungutan suara.

"Dengan mengumumkan tanggal pemilu sekarang akan membuat para individu dan bisnis, investor, serta konsumen untuk menyusun rencana jauh-jauh hari," kata Gillard. Dia hari ini juga meminta Gubernur Jenderal Quentin Bryce sebagai perwakilan Kepala Negara Australia untuk mengumumkan tanggal pembubaran parlemen periode saat ini, yaitu pada 12 Agustus 2013, agar para politisi bisa bersiap-siap berkampanye.

Menurut kantor berita Reuters, Partai Buruh pimpinan Gillard beberapa tahun terakhir harus menggandeng sejumlah mitra, seperti para politisi independen dan Partai Hijau, untuk menguasai parlemen. Namun, selisihnya tipis sekali dari kubu oposisi pimpinan Tony Abbott, yaitu cuma satu kursi.

Biasanya, kampanye pemilu di Australia hanya berlangsung sebulan sebelum hari pemungutan suara. Namun, dengan telah diumumkannya tanggal Pemilu oleh PM Gillard, Australia bakal mengalami salah satu masa kampanye terlama dalam sejarah politik di negeri kanguru itu.

Harvested from: http://dunia.news.viva.co.id
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1