Pemantau: ISIS Rebut Kota Penting di Suriah

Author : Administrator | Thursday, August 06, 2015 09:32 WIB
Anggota Negara Islam meminta orang untuk kembali ke pusat kota di pintu perbatasan Turki Akcakale di Provinsi Sanliurfa, 13 Juni 2015. Turki mengatakan pihaknya mengambil langkah-langkah untuk membatasi arus pengungsi perang Suriah.

BEIRUT, KOMPAS.com - Kelompok militan ISIS merebut sebuah kota penting di provinsi Homs di Suriah tengah, Rabu (5/8/2015) malam, setelah pertempurang sengit dengan pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad, kata sebuah kelompok pemantau, Kamis.

ISIS memulai serangan pada Rabu pagi saat tiga pengebom bunuh diri menyasar sejumlah pos pemeriksaan pro-rezim di pintu masuk ke kota itu. Sebuah kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, yang berbasis di Inggris mengungkap hal tersebut.

"ISIS telah merebut kota Al-Qaryatain yang terletak di sebelah tenggara Homs setelah pertempuran dengan pasukan pro-rezim dan para loyalis (Al Assad)," kata Kepala Observatory, Rami Abdel Rahman, kepada kantor berita AFP.

Total 37 tentara rezim dan pejuang loyalis yang tewas, kata Abdel Rahman. Di pihak ISIS tercatat 23 orang yang tewas.

Dia mengatakan, kota itu memiliki arti penting karena lokasinya terletak di pinggir jalan yang menghubungkan kota kuno Palmyra, yang telah dikuasi ISIS sejak Mei, dengan wilayah Qalamun di provinsi Damaskus.

"Kontrol atas Al-Qaryatain memungkinkan ISIS menghubungkan daerah-daerah di bawah kendalinya di pedesaan sebelah timur Homs dengan wilayah di bawah kendalinya di pedesaan di timur Qalamun, dan memungkinkan kelompok itu mentransfer para milisi dan perlengkapan antara kedua daerah itu," kata Abdel Rahman.

Pertempuran yang berlangsung antara pasukan pemerintah dan kelompok militan itu merupakan salah satu dari berbagai front  dalam perang Suriah yang kompleks, yang telah menewaskan lebih dari 230.000 orang sejak dimulai pada Maret 2011.

Harvested from: internasional.kompas.com
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1