Paus Fransiskus Minta Maaf Atas Sejumlah Skandal di Vatikan

Author : Administrator | Thursday, October 15, 2015 09:59 WIB
Paus Fransiskus Minta Maaf Atas Sejumlah Skandal di Vatikan
Paus Fransiskus. REUTERS/Tony Gentile

 

TEMPO.CO, Roma - Paus Fransiskus meminta maaf atas skandal terbaru yang telah melanda Roma dan Vatikan. Permintaan maaf itu sekali lagi menunjukkan Paus yang ini sangat rendah hati dan tidak peduli pada kemarahan Vatikan jika itu untuk meyakinkan umatnya.

Di awal audiensi umum tersebut, Paus Fransiskus, sebagaimana dilansir CBS News, Rabu, 14 Oktober 2015, tidak menyebutkan secara eksplisit skandal yang dimaksud.

Dalam susasana yang cukup tenang umat bertepuk tangan setelah dia mengatakannya.

"Sebelum saya memulai katekese (pewartaan Injil), saya ingin atas nama gereja meminta maaf untuk skandal yang baru-baru ini menimpa Roma dan Vatikan," kata Paus Fransiskus kepada ribuan orang yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus. "Saya minta maaf."

Paus melanjutkan, “Yesus adalah seorang realis dan Ia mengatakan tidak dapat dihindari bahwa skandal akan terjadi, akan tetapi celakalah orang yang menyebabkan skandal tersebut," ujarnya.

Juru bicara Vatikan sejauh ini belum memberikan klarifikasi skandal apa yang dimaksud Paus Fransiskus. Namun, seminggu terakhir, publik dihebohkan dengan beberapa kejadian yang terjadi di negara tersebut.

Pada malam sinode (pertemuan para uskup bersama Paus membahas isu-isu keluarga), seorang imam Vatikan mengaku sebagai seorang gay dan juga memperkenalkan kekasih prianya dan mencela homofobia dalam Gereja Katolik. Imam itu dilaporkan telah dipecat dari jabatannya di kantor doktrin Vatikan.

Beberapa hari kemudian, Wali Kota Roma mengundurkan diri di tengah skandal yang dilakukannya sendiri. Tapi turunnya Wali Kota Ignazio Marino itu diikuti kritik luas atas gereja bahwa kota itu tidak siap menangani jutaan peziarah yang akan menghadiri acara Kepausan, Tahun Jubilee Mercy, yang dimulai pada Desember.

Dan akhirnya, sinode Paus Fransiskus kembali diguncang oleh wahyu yang ditulis selusin kardinal konservatif kepada Paus, yang menyatakan keprihatinan mereka tentang cara pertemuan itu dijalankan.

Harvested from: http://dunia.tempo.co/
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1