Obama Akan ke Afsel, Mandela Tersenyum

Author : Administrator | Thursday, June 27, 2013 10:31 WIB

Mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela kritis

Mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela kritis

 

VIVAnews - Saat terbaring tak berdaya di Rumah Sakit Pretoria, mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela sempat membuka mata dan tersenyum. Dia masih dirawat di rumah sakit itu karena infeksi paru-paru.

Menurut Putri Mandela, Zindzi, ayahnya langsung membuka mata, saat dia memberi tahu rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. "Setelah saya mengatakan bahwa Obama sedang menuju ke Afsel, dia lalu membuka matanya dan tersenyum," ujar Zindzi, seperti dikutip dari Dailymail edisi 26 Juni 2013.

Ini merupakan kunjungan Obama kedua ke Afsel selama dia menjabat sebagai presiden negara adidaya. Dia direncanakan tiba di Afsel pada Jumat besok.

Obama juga berharap dapat bertemu dengan Mandela. Namun, karena kondisi kesehatan Mandela yang semakin memburuk, sulit bagi Obama menemuinya. Kecuali, diundang oleh pihak keluarga.

Alat pernafasan

Sementara itu, seorang pemimpin kelompok suku di Afrika Selatan, Phathekile Holomisa, mengatakan kini hidup mantan Presiden Nelson Mandela bergantung pada alat bantu pernapasan. Hal serupa juga dilaporkan oleh banyak media cetak Afsel yang mengutip beberapa sumber dekat keluarga Mandela.

"Saya melihat Madiba (panggilan Mandela) sudah tak lagi menikmati hidupnya di dunia dan bergantung kepada sistem alat bantu pernapasan. Dia juga tidak lagi memahami apa yang terjadi di sekelilingnya. Saya rasa Tuhan harus mengambil keputusan untuk mengakhiri penderitannya," ujar Phathekile.

Phathekile mengaku sudah bertemu dengan dua anggota keluarga Mandela yang sedih melihat kondisi kesehatan dia yang tak juga membaik. Keluarga, kata dia, sangat berharap ada keajaiban dan Mandela bisa pulih dan menjalani kehidupan seperti biasa. "Namun di waktu yang sama, akan selalu ada batas keajaiban yang Anda harapkan," imbuh Phathekile.

Menurut seorang sumber lainnya, pihak keluarga Mandela memiliki pilihan untuk melepas ventilator yang kini terpasang di tubuhnya. Sementara kerabat dekat pria berusia 94 tahun itu pada Selasa kemarin mengadakan pertemuan darurat di rumah Mandela di Qunu yang berlokasi di timur Cape.

Mereka bertemu untuk membicarakan kondisi kesehatan Mandela yang terus memburuk. Sahabat dekat dan mantan pengacara Mandela, George Bizos, mengatakan selama ini,  tokoh ikon apartheid itu tidak pernah membicarakan soal warisan.

Sebelumnya Uskup Cape Town, Thabo Makgoba, pada Selasa kemarin mendatangi RS Medi-Clinic Heart, untuk mendoakan akhir yang damai bagi Mandela. Uskup Makgoba mendoakan agar nantinya kematian Mandela akan terjadi di malam yang hening dan damai, akhir yang sempurna.

Makgoba juga mendoakan keluarga dan rakyat Afsel supaya tabah apabila dia mangkat. "Rengkuhlah kami semua dengan kasihMu sehingga kami bisa mensyukuri kebaikan yang telah dia lakukan untuk kami dan negara kami, serta mengenang warisannya selama hidup kami," ujar Makgoba berdoa.

Sementara di luar rumah sakit, warga Afsel terus berdatangan ke RS. Mereka turut berdoa bagi kesembuhan Mandela dan mengirimkan berbagai kartu ucapan serta bunga bagi bapak demokrasi negara tersebut.

Dinding di samping pagar RS berubah menjadi lautan harapan warga Afsel yang memenuhinya dengan kartu ucapan serta bunga. Rupanya masih banyak di antara mereka yang mengharapkan Mandela untuk segera pulih, kendati kondisinya belum menunjukkan perkembangan berarti.

Itu terbukti dari isi kartu ucapan yang ditujukan kepada Mandela. Salah satunya tertulis, "Kami mencintai mu, Tata Mandela. Saya masih muda dan masih membutuhkan untuk melihatmu. Cepat sembuh dari Tino."

Mandela dilarikan ke RS pada tanggal 8 Juni lalu akibat infeksi paru-parunya kembali kambuh. Ini merupakan kali keempat dia dirawat di RS sejak Desember tahun lalu.

Sejak dirawat, kondisi kesehatan Mandela terus memburuk. Bahkan tim dokter mengatakan fungsi organ hati dan ginjal Mandela hanya berfungsi 50 persen saja. (adi)

 

 

Harvested from: http://dunia.news.viva.co.id/news/read/424109-obama-akan-ke-afsel--mandela-tersenyum
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1