NATO Tuduh Rusia Kerahkan Pasukan Di Perbatasan Ukraina Lagi

Author : Administrator | Saturday, June 21, 2014 09:21 WIB
Jet tempur Rusia di perbatasan Ukraina
Jet tempur Rusia di perbatasan Ukraina

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW-- Rusia dikabarkan melanjutkan pembangunan fasilitas militer di perbatasan Ukraina. NATO, pada Kamis menyesalkan keputusan tersebut. Sekretaris Jenderal NATO, Anders Fogh Rasmussen mengatakan Moskow terlihat merencanakan penggunaan militernya untuk mengintimidasi Ukraina di hari kemudian.

''Saya bisa melihat pembangunan militer Rusia dengan menempatkan ribuan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina,'' kata dia dikutip Aljazirah.

Rasmussen juga mengatakan ia melihat pergerakan mereka terhadap negara tetangganya tersebut. NATO memperkirakan ada sekitar 40 ribu pasukan Rusia di satu titik perbatasan Ukraina. Ia mengaku tidak percaya lagi dengan pernyataan Rusia yang mengatakan mereka menghentikan distribusi senjata dan pasukan.

Rasmussen mengatakan komunitas internasional akan segera bereaksi atas intervensi Rusia tersebut. Menteri Keuangan AS Jack Lew mengatakan Rusia harus kembali pada rencana perdamaian. Tak harusnya Kremlin mendestabilisasi kondisi saat ini.

''Kita akan melanjutkan desakan untuk Rusia agar mau bekerjasama dengan Ukraina demi resolusi,'' kata Lew dalam konferensi pers di Berlin.

Jika Rusia menolak, AS dan komunitas internasional akan memberikan tambahan sanksi. Sementara, presiden Ukriane Petro Poroshenko mengatakan pada Kamis, ia akan menandatangani perjanjian bergabung dengan Uni Eropa pada 27 Juni.

Dia menambahkan, menteri luar negeri barunya, Pavlo Klimkin akan dikirim ke Luksemburg pekan depan untuk rencana perdamaian di timur Ukraina. ''Kami telah menunggu begitu lama untuk hal tersebut,'' kata dia.

Harvested from: http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/14/06/21/n7hldu-nato-tuduh-rusia-kerahkan-pasukan-di-perbatasan-ukraina-lagi
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1