Krisis Ekonomi di Siprus, Gereja Siap Bantu Mengatasinya

Author : Administrator | Friday, March 22, 2013 09:33 WIB
Kepala Gereja Ortodoks Siprus, Uskup Chrysostomos II ( REUTERS/Yorgos Karahalis)

Siprus - Kepala Gereja Ortodoks Siprus, Uskup Chrysostomos II menawarkan bantuan keuangan kepada Presiden Nicos Anastasiades untuk menyelamatkan Siprus dari krisis ekonomi. Caranya, Chrysostomos akan menggadaikan aset gereja yang ditaksir bernilai miliaran dolar Amerika.

Dilansir laman ABC News, Rabu 20 Maret 2013, gereja ortodoks Siprus memiliki beberapa aset berharga yang diharapkan dapat meringankan beban Siprus seperti hotel dan tanah. Niat itu pun telah disampaikan Chrysostomos kepada Presiden Nicos Anastasiades di Istana Kepresidenan pada Rabu kemarin.

"Kami akan memberikan seluruh kekayaan kami kepada pemerintah," ujarnya kepada media yang telah menantinya di luar Istana Kepresidenan.

Menurut Chrysostomos dia sadar nilai aset yang dimiliki oleh gereja tidak cukup untuk membantu Siprus yang saat ini membutuhkan dana talangan senilai US$20 miliar. Namun paling tidak, ujarnya, Siprus tidak perlu lagi bergantung kepada Uni Eropa dengan meminta pinjaman ke mereka.

"Solusinya akan keluar dengan sendirinya dan kami harus mampu berdiri sendiri di atas kaki kami, tanpa bantuan siapa pun. Jika saya tidak menolong negara saya sendiri, maka negara ini akan hancur dan rakyat akan menderita. Jika rakyat menderita, maka gereja juga akan mengalami hal yang sama," tegasnya.

Dalam kesempatan itu Chrysostomos mendorong Siprus keluar dari Uni Eropa, karena tindakan para pemimpinnya yang tidak adil ketika negara itu sedang mengalami krisis.

"Siprus adalah anggota yang setara dalam Uni Eropa. Tetapi sayangnya semua pemimpin negara memperlakukan kami secara tidak adil. Pola pikir seperti ini, saya yakini akan menghancurkan Eropa sendiri. Oleh sebab itu saya sarankan agar kita juga harus meninggalkan Uni Eropa sebelum kawasan itu akan dihancurkan oleh para pemimpin itu," seru Chrysostomos.

Chrysostomos juga menyerukan kepada rakyat Siprus untuk mau berkorban dengan membantu membayarkan utang negaranya. Dia bahkan mendorong Presiden agar menciptakan ikatan nasional di antara warga negaranya sehingga mereka terdorong untuk membantu.

"Sebagian besar rakyat akan mendukung pemerintah. Rakyat juga akan mendengarkan suara dari gereja, karena gereja merupakan ibu kita semua," kata Chrysostomos.

Harvested from: http://dunia.news.viva.co.id
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1