Kim Jong Ung Puji Kesepakatan dengan Korsel sebagai Tonggak Sejarah

Author : Administrator | Friday, August 28, 2015 12:45 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyaksikan uji coba roket anti-kapal perang pada Minggu (14/6/2015).

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong Un, menyebut kesepakatan antara kedua Korea pada pekan ini merupakan "sebuah kesempatan bersejarah" untuk membuka jalan bagi peredaan ketegangan militer dan memperbaiki hubungan. Namun dia mengatakan, kekuatan angkatan bersenjata negaranya yang membuat kesepakatan itu menjadi mungkin.

Korut dan Korea Selatan (Korsel) pada Selasa (25/8/2015) lalu sepakat untuk mengakhiri ketegangan militer yang memicu aksi saling melontarkan artileri dan telah memanaskan ketegangan di salah satu wilayah perbatasan paling banyak dibentengi di dunia itu.

Kedua belah pihak juga sepakat untuk membuka saluran baru dialog guna membahas berbagai isu dengan tujuan meningkatkan hubungan, meningkatkan harapan untuk mendorong perundingan baru dan pembicaraan yang telah putus sejak 2010.

"Siaran pers gabungan yang diterbitkan telah menyediakan kesempatan penting untuk meredakan ketegangan militer yang akut dan menempatkan hubungan antar-Korea di jalur rekonsiliasi dan kebenaran," kata Kim Jong Un, seperti dikutip kantor berita Korea Utara, KCNA, Jumat (28/8/2015), dalam pertemuan dengan para pembantu militer.

Kim menyatakan bahwa kesepakatan tersebut tercapai berkat kekuatan militer luar biasa yang dimiliki negaranya, termasuk kekuatan nuklir untuk pertahanan diri yang telah dibangun partainya.  

Komentar tersebut disampaikan pada sebuah pertemuan besar Komisi Militer Partai dari Partai Pekerja Korea yang berkuasa di Korut. Di tempat sama pekan lalu, Kim memperingatkan kemungkinan aksi militer terhadap Korsel kecuali Seoul menghentikan siaran propaganda di perbatasan.

Harvested from: internasional.kompas.com
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1