Hotel Makkah Terbakar Lagi, 700 Jamaah RI Diungsikan

Author : Administrator | Monday, September 28, 2015 12:06 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

 

MAKKAH – Hotel jamaah haji Indonesia di Makkah dilaporkan kembali mengalami kebakaran. Hotel yang diketahui merupakan tempat menginap (pemondokan) jamaah haji Indonesia asal Jawa Barat itu bernama Hotel Gawhara Taljawar.

Insiden terbakarnya Hotel Gawhara Taljawar terjadi pada Minggu 27 September 2015 sekira pukul 12.00 waktu Arab Saudi. Menurut Pelaksana Perumahan Daerah Kerja Makkah, Ahmad, berdasarkan keterangan dari pemilik hotel, titik api bersumber dari mesin pemadam kebakaran hotel atau mudhohhoh yang terletak di belakang resepsionis.

Hotel yang terletak di sektor V dengan nomor pemondokan 502 itu dihuni oleh sekira 700 jamaah haji Indonesia asal Embarkasi Jakarta-Bekasi Kloter JKS 34 (Depok), Kloter JKS 39 (Bandung), dan Kloter JKS 49 (Garut).

“Karena alarmnya sering bunyi, ada tekanan, sehingga meledak,” terang Ahmad melalui rilis Kementerian Agama (Kemenag) RI yang diterima Okezone, Senin (28/9/2015). Ia juga menjelaskan bahwa kurang dari 10 menit sejak ada laporan, tim pemadam kebakaran sudah tiba di lokasi.

Menurut Ahmad, seluruh jamaah haji berhasil dievakuasi dari dalam hotel dan keluar melalui pintu darurat yang ada di sisi kiri hotel. Jamaah kemudian dievakuasi ke dua tempat, yaitu ke pemondokan 503 yang berada sekira 100 meter di sisi kanan hotel, dan sebagian berteduh di bawah pohon pada jarak 100 meter dari pintu keluar.

Satu jamaah yang kebetulan memang dalam kondisi sedang sakit dan terinfus di klinik kloter, berhasil dievakuasi oleh mobil ambulans untuk kemudian di bawa ke klinik sektor.

Hayin Aulina Ibrahim (44), jamaah asal Depok (JKS 39), mengatakan kepada Media Center Haji (MCH) bahwa kebakaran terjadi sekira pukul 12.00 waktu Arab Saudi.

Saat itu, dirinya sedang bersiap-siap untuk melaksanakan Salat Dhuhur, lalu terdengar alarm kebakaran berbunyi. “Bunyi alarm dianggap biasa saja karena memang suka berbunyi disebabkan ada yang merokok. Tapi, kemudian ada yang menggedor pintu dan menyuruh keluar untuk ngungsi di 503,” ucap Hayin.

Senada dengan Hayin, Suhendi yang merupakan Ketua Kloter JKS 39 juga mengaku panik saat mendengar alarm berbunyi. Dirinya baru yakin kalau ada kebakaran setelah salah satu jamaah melihat ke bawah dan ternyata ada asap. “Jamaah langsung pada keluar melalui pintu darurat,” ujar Suhendi.

Pat Kurniasih (48) saat ditemui MCH mengatakan bahwa saat terjadi kebakaran, dirinya bersama ayahnya (Anon) sedang di musala hotel. Mendengar ada kebakaran, dia dan ayahnya segera bergegas keluar. Pak Kurniasih terlihat menangis karena khawatir dengan keadaan ibunya, Indeng (80), yang saat itu masih ada di kamar. “Ibu sudah dibawa turun. Alhamdulillah semua selamat,” tuturnya sembari mengusap air mata.

Pantauan Media Center Haji (MCH) di hotel yang berlokasi di kawasan Raudlah itu, asap mengepul memenuhi lobi hotel. Peralatan pemadam kebakaran tampak sudah terparkir di sepanjang jalan depan lobi hotel, seperti tiga truk tangki air pemadam kebakaran, dua mesin raksasa penyedot asap, tiga mobil ambulans, dan beberapa mobil evakuasi pemadam kebakaran lainnya.

Sekira 30 menit berselang, asap di lobi hotel sudah berhasil disedot dengan mesin blower raksasa sehingga kondisi sudah relatif normal.

Harvested from: http://news.okezone.com/
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1