Euro & Dolar AS Kalah Saing dari Yen

Author : Administrator | Monday, April 14, 2014 09:11 WIB
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Ilustrasi. (Foto: Reuters)

SINGAPURA - Nilai tukar euro melemah, terhadap 16 mata uang utama, setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan masih membutuhkan stimulus moneter lebih lanjut. Dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap euro sebelum laporan penjualan yang akan diumumkan, namun tetap mendatar terhadap yen.

Euro memangkas keuntungan terhadap dolar AS minggu lalu, karena retorika Draghi tentang kenaikan euro juga disuarakan oleh para pembuat kebijakan Eropa lainnya dalam pertemuan akhir pekan di Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia. Mereka meningkatkan spekulasi untuk mempertimbangkan langkah-langkah stimulus untuk mendukung pertumbuhan dan memacu inflasi. 

"Mario Draghi mengatakan mata uang tidak termasuk dalam fokus kebijakan moneter mereka. Padahal, secara alami ini akan bertindak sebagai rem tangan pada inflasi," kata kepala strategi IG Ltd, Chris Weston, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (14/4/2014).

"Pada dasarnya euro mencoba untuk mempertahankan level USD1,39 per euro. Di atas USD1,39 per euro dan mendapatkan ke puncak dalam jangka panjang," tambahnya.

Euro turun 0,3 persen menjadi USD1,3850 per euro di Tokyo, setelah naik 1,3 persen minggu lalu , kenaikan terbesar sejak 20 September. Euro turun 0,4 persen menjadi 140,61 yen Jepang. Sementara dolar AS melemah 0,1 persen menjadi 101,53 per USD.

Euro menyentuh USD1,3967 pada 13 Maret, terkuat sejak Oktober 2011, dan Diperdagangkan di 145,69 per USD pada 27 Desember, level yang tidak terlihat sejak Oktober 2008 .
(mrt)

Harvested from: http://economy.okezone.com/read/2014/04/14/213/969850/euro-dolar-as-kalah-saing-dari-yen
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1