Demi Piala Dunia, Brasil "Habisi" Gelandangan

Author : Administrator | Wednesday, April 30, 2014 14:13 WIB
Sekelompok tentara Brasil berpatroli di permukiman kumuh Mare di kota Rio de Janeiro, Sabtu (5/4/2014), untuk menjamin keamanan pagelaran Piala Dunia 2014. Sebanyak 2.700 personel militer dikerahkan untuk menduduki permukiman kumuh paling berbahaya di kota Rio de Janeiro itu.

KOMPAS.com — Pemerintah Brasil bakal mempercantik negeri menyambut perhelatan Piala Dunia 2014. Salah satu cara yang ditempuh adalah "menghabisi" gelandangan di seantero negeri.

Warta Antara pada Rabu (30/4/2014) menunjukkan, polisi Brasil menyemprotkan gas air mata ke arah seribuan gelandangan yang berdemonstrasi di Sao Paulo. Para gelandangan itu melakukan perlawanan dengan pelemparan batu ke arah aparat berwajib tersebut.

Ada satu alasan mendasari unjuk rasa. Pergelaran Piala Dunia 2014 ternyata menunda program perluasan perumahan dan pembangunan di Sao Paulo. Padahal, program-program itu terbilang penting bagi peningkatan kesejahteraan penduduk kota itu. 

Sao Paulo adalah satu dari 12 tempat penyelenggaraan Piala Dunia yang akan berlangsung 43 hari lagi. Kota terbesar di Brasil itu akan menjadi tuan rumah pertandingan pertama pada 12 Juni serta sejumlah pertandingan lain.

Sebetulnya, banyak warga Brasil yang marah karena pemerintah kiri menghabiskan dana miliaran dollar AS untuk Piala Dunia. Ironisnya, negara itu menghadapi masalah sosial yang belum tersentuh.

Sao Paulo kini berpenduduk lebih dari 11 juta jiwa. Catatan menunjukkan, di kota itu ada kebutuhan 700.000 rumah tinggal yang belum terpenuhi.

Harvested from: http://internasional.kompas.com/read/2014/04/30/1218409/Demi.Piala.Dunia.Brasil.Habisi.Gelandangan
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1