Badai Matthew Semakin Dahsyat, Jutaan Warga Amerika Serikat Diungsikan

Author : Administrator | Thursday, October 06, 2016 05:46 WIB

Foto: Reuters

 

Jakarta - Badai Matthew bergejolak menuju Bahama dan pantai timur Florida setelah sebelumnya menewaskan sedikitnya 22 orang di Haiti dan 4 orang di Republik Dominika. Badai paling hebat selama hampir satu dekade terakhir ini mengocok Kuba dan Haiti dengan kecepatan angin 140 mil per jam atau 230 km per jam diirini hujan lebat.

Seperti dilansir dari Reuters, Kamis (6/10/2016) kini jutaan orang di Amerika Serikat dievakuasi menuju pantai sisi tenggara. Mereka dijauhkan dari jalur Matthew dan diimbau untuk siaga setiap saat.

"Semua orang di negara kita harus mempersiapkan diri sekarang. Jika Matthew langsung berdampak ke Florida, kehancuran bisa besar dan Anda perlu persiapkan," kata Gubernur Florida, Rick Scott dalam konferensi pers di Tallahassee.

Selain itu, kawasan Haiti barat juga hancur. Kapal-kapal di pesisir pantai hancur terkena bergelombang laut dan pemukiman dilanda banjir bandang. Sulit menilai sejauh mana dampak badai ini terhadap Haiti karena komunikasi di kawasan itu terputus. Termasuk jembatan utama yang menghubungkan banyak negara untuk semenanjung barat daya juga hancur.

Seorang jubir untuk Sekjen PBB Ban Ki Moon mengatakan, Haiti diperkirakan membutuhkan banuan untuk 350.000 orang. Haiti menjadi perhatian khusus karena rawan longsor akibat deforestasi yang luas dan puluhan ribu orang masih tinggal di tenda-tenda dan tempat tinggal darurat setelah gempa 2010 yang menewaskan lebih dari 200.000 orang.

Wakil Khusus Deputi Sekjen PBB untuk Haiti, Mourad Wahba mengatakan banyak penduduk telah mengungsi akibat Matthew dan setidaknya 14.000 orang berada di penampungan.

Pemerintah AS mengatakan siap untuk membantu para korban. Pihak Marinir AS mengatakan, sekitar 300 prajuritnya telah diberangkatkan dari USS Mesa Verde untuk memberikan bantuan bencana di Haiti.

Tidak ada laporan segera kematian di Kuba, tapi badai Matthew menghancurkan pemukiman kolonial tertua Kuba, di provinsi Guantanamo. Para pejabat di Bahama mendesak warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Kementerian Grand Bahama mengatakan, melalui jejaring sosial Facebook bahwa kantor-kantor pemerintah di New Providence dan Grand Bahama ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut. Badai tropis tersebut diperkirakan mempengaruhi Georgia, Carolina Selatan, dan North Carolina akhir pekan ini.

Harvested from: http://news.detik.com/internasional/d-3314470/badai-matthew-semakin-dahsyat-jutaan-warga-amerika-serikat-diungsikan
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1