26 Negara Waspadai Redoine Faid

Author : Administrator | Monday, April 15, 2013 15:22 WIB
Penjara Sequedin, kota Lille, Prancis (REUTERS/Pascal Rossignol )

Prancis - Seorang perampok berhasil meloloskan diri dari penjara di Prancis setelah meledakkan sel . Dikenal sebagai penjahat kawakan, interpol Eropa mengimbau peningkatan kewaspadaan dan perintah penangkapan di 26 negara.

Perampok bernama Redoine Faid, telah lama dijuluki perampok bersenjata paling bengis di Prancis. Pria 40 tahun ini divonis delapan tahun pada Juni 2011 karena perampokan yang menewaskan seorang polisi wanita pada 2010 lalu.

Diberitakan CNN, Senin 15 April 2013, Faid lolos dari penjara Sequedin, dekat Lille. Menurut polisi, Faid kabur setelah menyandera empat orang dengan senjata api. Dia lalu meledakkan gerbang penjara dengan dinamit.

Di luar penjara, sebuah mobil telah menunggunya untuk kabur. Sandera dibebaskan. Mobil yang digunakannya kabur ditemukan terbakar di dekat kota Ronchin. Penyidik masih mencari tahu bagaimana Faid bisa kabur dalam waktu sangat singkat.

"Semuanya berlangsung sangat cepat. Jelas ini upaya kabur ini telah direncanakan dengan matang. Kami masih sibuk mengumpulkan fakta-fakta yang ada," kata juru bicara penjara. Empat sandera dalam keadaan trauma.

Faud memang terkenal sebagai penjahat bersenjata kawakan. Tahun 1998, dia divonis 30 tahun untuk delapan perampokan bank, tapi dibebaskan tahun 2009 dengan jaminan. Tahun 2010, kisah hidupnya tertuang dalam sebuah autobiografi berjudul "Robber: From Suburbs to Organized Crime."

Dalam buku terbitan La Manufacture De Livres tersebut, dia berjanji tidak akan kembali lagi ke dunia hitam. Namun janji tinggal janji, dia kembali merampok.

Harvested from: http://dunia.news.viva.co.id
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1