Indonesia | English | Arabic
Monday, 20 May 2013
You are here: UMM >> News >> International >> Duta Besar Suriah membelot

International



Duta Besar Suriah membelot
» Thursday, 12 July 2012 | 12:02 WIB | Viewed: 9884
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm en-umm_news_841.html  en-umm_news_841.pdf  berita-ilmiah_841.doc umm-news-841-en.ps
PBB dan masyarakat internasional sudah berusaha membantu penyelesaian konflik dan aksi kekerasan yang tak kunjung usai di Suriah.(REUTERS/Umit Bektas)

Amman (ANTARA News) - Duta Besar Suriah untuk Irak, Nawaf al-Fares, mengatakan ia telah membelot dan bergabung dengan revolusi terhadap Presiden Bashar al-Assad.

"Saya mengumumkan saya telah bergabung, mulai saat ini, dengan jajaran revolusi rakyat Suriah," kata Al-Fares seperti dikutip kantor berita Reuters

Dalam pernyataan video yang diposting di Facebook pada Rabu, Al-Fares juga menyeru tentara Suriah agar mengikuti tindakannya dan mengalihkan senjata mereka ke para pemimpin Damaskus.

"Saya meminta ... anggota militer agar bergabung dengan revolusi dan membela negara serta warga negara ... Mengalihkan senjata mereka ke arah penjahat dari rezim ini," kata Al-Fares yang direkam ketika berbicara di depan bendera Suriah yang berwarna hijau dan putih.

Namun dia tidak menjelaskan dimana dia berada maupun alasan pembelotannya. Dia hanya berulang kali mengatakan bahwa pasukan pemerintah telah membunuh warga sipil dalam aksi penindasannya.

Nawaf al-Fares, seorang tokoh suku Sunni dari Suriah timur, tahun 2008 ditunjuk menjadi duta besar untuk Baghdad, jabatan sensitif setelah pembekuan hubungan diplomatik selama tiga dasawarsa antara dua negara tersebut.

Ia dipandang sebagai pilihan aman karena pernah menjadi penasehat senior Partai Baath, yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad, di Provinsi Deir az-Zor.

Al Fares adalah anggota suku Ogeidat, suku utama yang telah lama bersekutu dengan kelompok minoritas Alawi, kelompok asal Bashar al-Assad.



Harvested from : http://www.antaranews.com

Comment:


Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

International News Archive

Most Popular News

Announcement

      Berita Utama