Indonesia | English | Arabic
Sunday, 26 May 2013
You are here: UMM >> News >> International >> Menteri perminyakan: Iran hentikan ekspor minyak ke Yunani

International



Menteri perminyakan: Iran hentikan ekspor minyak ke Yunani
» Wednesday, 11 April 2012 | 10:02 WIB | Viewed: 11203
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm en-umm_news_611.html  en-umm_news_611.pdf  berita-ilmiah_611.doc umm-news-611-en.ps
Rostam Qasemi (reuters.com)

Teheran (ANTARA News) - Menteri Perminyakan Iran mengatakan Selasa, bahwa negaranya telah menghentikan ekspor minyak ke Yunani, kata kantor berita setengah resmi Fars.

Rostam Qasemi mengatakan bahwa Iran tidak menjual minyak ke sejumlah negara Eropa dan "saat ini, minyak Iran tidak diekspor ke Yunani," kata laporan tersebut, lapor Xinhua.

Menteri itu membuat pernyataan dalam upacara peresmian beberapa proyek petrokimia di kawasan selatan Iran yang kaya gas, Assaluyeh.

Pekan lalu, televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa republik Islam itu telah menghentikan penjualan minyaknya untuk dua perusahaan utama Yunani Hellenic Petroleum dan Motor Oil Hellas setelah perusahaan itu gagal pembelian minyak mentah mereka dari Iran.

Pada Februari, Iran mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan ekspor minyak ke perusahaan-perusahaan Inggris dan Prancis dan mengancam mungkin akan mengurangi ekspor minyaknya ke enam negara Uni Eropa lainnya , seperti Portugal, Spanyol, Yunani, Italia, Jerman dan Belanda.

"Yang pasti, jika tindakan bermusuhan dari beberapa negara Eropa lainnya (terhadap Iran) dilanjutkan, ekspor minyak ke negara-negara itu akan dihentikan," kata Deputi Menteri Perminyakan Iran Ahmad Qalebani seperti dikutip oleh kantor berita setengah resmi Mehr.

Jika negara-negara Uni Eropa menghentikan "tindakan bermusuhan," Iran siap untuk memperbarui kontrak minyak dengan negara-negara tersebut, kata Qalebani, yang juga direktur Perusahaan Minyak Nasional Iran. (AK)



Harvested from : http://www.antaranews.com

Comment:


Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

International News Archive

Most Popular News

UMM News

  Berita Utama