Indonesia | English | Arabic
Monday, 20 May 2013
You are here: UMM >> News >> International >> Pria Berkapak Bakar Masjid Belgia, 1 Orang Tewas

International



Pria Berkapak Bakar Masjid Belgia, 1 Orang Tewas
» Tuesday, 13 March 2012 | 10:53 WIB | Viewed: 10255
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm en-umm_news_524.html  en-umm_news_524.pdf  berita-ilmiah_524.doc umm-news-524-en.ps
 

Brussels, Seorang pria berkapak melakukan aksi pembakaran sebuah masjid di Brussels, Belgia. Seorang imam masjid tersebut tewas dalam insiden tersebut.

Kepolisian setempat mengatakan, sang imam Abdallah Dadou (46) tewas akibat menghirup asap. Kepolisian belum merilis nama imam tersebut. Akibat kebakaran tersebut, seluruh bangunan masjid Syiah tersebut nyaris terbakar habis.

"Ada banyak kerusakan, tampaknya seluruh masjid atau nyaris keseluruhan masjid terbakar," kata juru bicara kepolisian Belgia, Marie Verbeke seperti dilansir Press TV, Selasa (13/3/2012).

Kepolisian belum bisa memastikan identitas tersangka karena dia tidak membawa identitas diri. Kepolisian juga tengah menyelidiki motif perbuatannya.

Dikatakannya, seorang pria yang bersama sang imam di dalam masjid saat kejadian itu, mengalami luka-luka ringan.

Polisi telah menangkap pelaku pembakaran tersebut. Menurut warga lokal, serangan itu dilakukan oleh ekstremis Sunni.

Seorang pengurus masjid, Azzedine Laghmich, mengatakan kepada AFP bahwa pelaku adalah seorang Salafist. Dia meneriakkan slogan-slogan Sunni usai membakar masjid tersebut.

"Semua keterangan saksi mata menyebutkan demikian," ujar Laghmich.

Menteri Dalam Negeri Belgia Joelle Milquet mengatakan "Sangat terkejut akan peristiwa yang terjadi." Dia mengutuk keras insiden tersebut.

Terakhir kali seorang imam dibunuh di Brussels adalah pada tahun 1989 ketika Abdullah Muhammad al-Ahdal yang kelahiran Arab Saudi, tewas ditembak. Pria kelahiran Arab Saudi itu menjadi imam di Masjid Raya Brussels dan tewas pada Maret tahun tersebut oleh seorang pria bersenjata di dalam masjid.

Seklompok kelompok kecil pro-Iran di Lebanon mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Kelompok tersebut menuding imam itu terlalu moderat. Mereka juga marah karena sang imam menolak fatwa mati atas penulis kontroversial Salman Rushdie.
(ita/nvt)



Harvested from : http://news.detik.com

Comment:


Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

International News Archive

Most Popular News

Announcement

      Berita Utama