Kemendikbud Tambah Komputer Baru

Author : Administrator | Saturday, December 31, 2016 14:57 WIB | Media Indonesia - Media Indonesia

Penulis: Indriyani Astuti

MI/Arya Manggala

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana mengadakan 40 ribu komputer baru untuk sekolah-sekolah pada 2017.

Komputer itu diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

"Tahun depan pengadaan komputer baru diperbanyak. Ada sekitar 40 ribu komputer baru," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin.

"Di Bima (Nusa Tenggara Timur) juga ada sekitar 142 komputer yang rusak karena (bencana) banjir. Itu akan kami tangani," tambah dia.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu menjelaskan pada 2017 pihaknya menargetkan 60% pelaksanaan UN berbasis komputer.

"Dengan berbasis komputer, diharapkan lebih baik daripada dengan menggunakan kertas yang selama ini membuka celah kecurangan," katanya.

Saat ini sudah ada 12.058 sekolah dan madrasah yang siap melaksanakan UNBK dengan kapasitas komputer lebih dari 720 ribu.

Direncanakan, untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA)/sederajat, UN 2017 tidak digelar secara serentak.

Sekolah menengah kejuruan (SMK) terlebih dahulu melaksanakan UN, yakni pada 3-6 April 2017.

Setelah jeda empat hari, UN digelar untuk SMA/madrasah aliah pada 10-13 April 2017.

Dengan jadwal UN jenjang SMA dan SMK yang tidak bersamaan itu, komputer yang tersedia dapat digunakan secara bergantian.

Kemendikbud juga mendorong pemerintah daerah segera menetapkan pengindukan sekolah yang mampu melaksanakan UNBK.

Sekolah yang tak memiliki sarana prasarana akan menginduk ke sekolah yang siap UNBK.

"Syaratnya, tentu jarak sekolah tak terlalu jauh sehingga tidak merepotkan siswa. Nanti sisanya yang memang tidak dapat mengikuti UNBK karena tidak ada listrik atau terlalu jauh jaraknya kita layani dengan cara sepenuhnya offline atau UN berbasis kertas dan pensil (UNKP/ ujian tertulis)," papar Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Nizam, pada kesempatan sebelumnya.

Empat mata pelajaran

Mendikbud juga menjelaskan pada UN 2017 jumlah mata pelajaran yang akan diujikan kepada siswa sekolah menengah atas (SMA) akan berkurang.

Pada tahun lalu, siswa SMA harus mengerjakan enam mata pelajaran UN, termasuk tiga mata pelajaran yang sesuai dengan ciri khas program pendidikan IPA, IPS, dan bahasa.

Mata pelajaran ciri khas SMA program IPA ialah fisika, kimia, dan biologi.

Pada program IPS ada mata pelajaran ekonomi, geografi, dan sosiologi.

Pada program bahasa ada mata pelajaran sastra Indonesia, antropologi, dan bahasa asing.

Pada 2017 nanti, UN SMA hanya dilakukan pada empat mata pelajaran, yakni matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, serta salah satu mata pelajaran ciri khas program pendidikan yang diikuti.

Siswa bebas memilih satu mata pelajaran tersebut.

Meski demikian, seluruh mata pelajaran ciri khas pada tiap program pendidikan akan tetap diujikan bersama mata pelajaran pendidikan agama, pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, dan sejarah dalam ujian sekolah berstandar internasional (USBN).

"Pilihan satu mata pelajaran (ciri khas program studi) tujuannya memberikan kesempatan pendalaman siswa di bidang itu," tutur Muhadjir.

(Ant/H-3)

Harvested from: http://mediaindonesia.com/news/read/85292/kemendikbud-tambah-komputer-baru/2016-12-31#
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image