Kjurnas Karate Malang Open

Author : Administrator | Sunday, November 22, 2015 22:54 WIB | Malang Post - Malang Post

MALANG – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Malang Open VII telah digelar sejak Jumat (20/11) di GOR Ken Arok. Peserta yang mengikuti Kejurnas tahun 2015 ini adalah 2.031 orang. Peserta yang mengikuti ajang bergengsi ini mulai dari usia 7 tahun sampai dengan usia di atas 21 tahun. Antusiasme peserta Kejurnas dapat dilihat dari bertambah banyaknya jumlah peserta yang mengikuti ajang ini daripada tahun 2014 lalu.
Panitia Kejurnas kali ini bekerja sama dengan Wali Kota Malang dan Ketua DPRD Kota Malang. Jumlah peserta yang membludak ini menurut ketua pelaksana, Ujang Suryana, menjadi salah satu kebanggaan bagi Kota Malang, khususnya FORKI. “Kami bersyukur karena telah dipercaya oleh provinsi lain yang telah mengikuti kejurnas pada tahun ini,” ungkap Ujang Suryana.
Kota Malang hanya menurunkan satu tim yang bertanding di Malang Open tahun 2015 ini. FORKI tidak menargetkan timnya untuk menjadi juara umum. Mereka berharap pertandingan ini dapat berjalan secara lancar tanpa memandang siapa yang menjadi tuan rumah. “Kalaupun tim dari Kota Malang menjadi juara umum, itu berarti mereka memang berkompeten di kumitenya,” tambahnya.
Menurutnya, perkembangan karate di Indonesia cukup pesat sehingga dia belum bisa memprediksikan timnya akan mendapatkan juara umum atau tidak. Pada Kejurnas Karate Malang Open VII ini, dipertandingkan anak-anak usia tujuh tahun hingga remaja usia di atas 21 tahun. Mereka kemudian dikategorikan lagi menjadi usia dini, pra pemula, pemula, cadet, junior, under 21, senior, dan kata beregu. Babak penyisihan kejurnas ini telah dimulai sejak hari Jumat (20/11) lalu. Sementara babak final digelar pada Sabtu (21/11) kemarin sejak pagi.
Pada usia dini, kata perorangan putra dimenangkan oleh M. Jouseti dari Shotokan Karate Do-Indonesia (SKI). Sementara pada usia dini kata perorangan putri dimenangkan oleh Dalida Yahwe dari FORKI Kota Malang. Dalida telah mengalahkan lawan terberatnya dari Dojo Harimu. “Target sejak awal harus menang, tapi kalaupun kalah tetap saya terima,” ujar Dalida. Salah satu peserta dari Kota Malang ini telah berhasil mengalahkan beberapa lawannya dan yang terakhir melawan Shevira dari Dojo Harimu.
Sedangkan pada kelas pra pemula, kata perorangan putra dimenangkan oleh Pratjna Hyang Esa dari Dojo Bushido Kota Malang. Dia telah mengalahkan dua lawannya dari Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim). Untuk kata perorangan pra pemula putri dimenangkan oleh Agnia Zamzam dari YONIF 521 Kediri. Selain kata perorangan juga terdapat kategori usia dini dan pra pemula berdasarkan berat badan.
Tak hanya itu, Kejurnas karate juga terdapat kategori pemula, cadet, junior, under 21, senior, dan kata beregu. Pada kata perorangan pemula putra dimenangkan oleh Julius Emanuel Sihite dari Koarmatim. Dia mengalahkan teman satu timnya, Ronggolawe yang mendapatkan juara kedua. Sementara kata perorangan pemula putri juga dimenangkan oleh salah satu atlet dari Koarmatim, Putri Dinda Berliana. Menurut panitia pelaksana, KOARMATIM memang memiliki banyak atlet yang berpotensi untuk mendapatkan juara.
Kata perorangan cadet putra dimenangkan oleh Febriant Orient dari FORKI Kota Malang dan kelas putri dimenangkan oleh Paramitha NDP dari Lemkari Kediri. Sementara pada kumite cadet -48 putri dimenangkan oleh Qotilla Dwi dari KKI Prestasi Kota Mojokerto. Sedangkan pada kumite -52 putra dimenangkan oleh Anwar Zaky dari FORKI Kota Batu. Pada kata perorangan junior putra dan putri dimenangkan oleh peserta dari UPT SMANOR Jawa Timur, yaitu Reno Dwiki dan Apristela Dwi. Keduanya sama-sama berasal dari SMANOR dan berhasil menjadi pemenang pada kata perorangan junior.
Selanjutnya, pada kata perorangan under 21 putra dimenangkan oleh Henry Iktavianus dari UPT SMANOR Jawa Timur. Kata perorangan under 21 putri dimenangkan oleh Dewi Noratika dari Universitas Negeri Malang. Kelas senior, kata perorangan putra dimenangkan oleh Muhammad Reza dari Universitas Muhammadiyah Malang. Dia sempat hampir kalah dengan Agung Wicaksono. Namun, berkat semangatnya ia berhasil menjadi pemenang. Sementara pada kata perorangan senior putrid dimenangkan oleh Zahrotul dari Universitas Negeri Malang.
Kata beregu usia dini-pra pemula putra dimenangkan oleh tim dari Dojo Ken Arok dan tim putrinya dimenangkan oleh Lemkari Sidoarjo. Sementara pada kata beregu pemula kadet putra dimenangkan oleh tim dari Koarmatim dan pada kategori putrid dimenangkan oleh Untung Suropati Karate Club. Selanjutnya, kata beregu junior-under 21 putra dimenangkan oleh tim dari Koarmatim. Kata beregu junior-under 21 putri dimenangkan oleh Sea Ghost Ampibius.
Menurut panitia pelaksana kejurnas, Malang Open tahun ini merupakan puncak dari kegiatan-kegiatan sebelumnya. Pasalnya, peserta yang mengikuti ajang ini meningkat drastic dari tahun sebelumnya. Harapannya, mereka dapat mengadakan kegiatan sejenis dengan peserta yang lebih banyak dan bisa mengundang peserta dari negara tetangga. Namun hal ini masih memerlukan proses yang lebih rumit lagi. (mg1/feb)

Harvested from: http://www.malang-post.com/all-sport/110275-kjurnas-karate-malang-open
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared: