Bupati Bojonegoro raih doktor berkat ritual kematian Rukun Kematian bisa jadi inspirasi bangsa

Author : Administrator | Tuesday, September 26, 2017 08:02 WIB | Lensa Indonesia - Lensa Indonesia

LENSAINDONESIA.COM: Bupati Bojonegoro, Suyoto sukses meraih gelar doktor di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (23/9/2017). Kesuksesan itu diraih berkat disertasinya yang mengangkat tentang penafsiran generatif terhadap ritual kematian di Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro dua periode ini tertarik mengangkat hal tersebut setelah mengetahui warga Pajeng yang selalu menolak bantuan dari pemerintah.

“Setiap ada bantuan mereka menolak. Mereka tak mau dibantu,” kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik itu.

Pria kelahiran Bojonegoro, 17 Februari 1965 ini kemudian melakukan penelitian sekitar 11 tahun. Dia pun akhirnya mengetahui mengapa warga Pajeng, asal usul Kerajaan Majaphit itu menolak bantuan pemerintah.

Menurut dia, mereka mandiri karena kegotong-royongannya sangat kuat. Hal itu terkondisikan berkat penafsiran ulang secara generatif terhadap ritual kematian. Sehingga, kata dia, demokrasi yang mereka terapkan bersifat solutif.

Demokrasi yang demikian, kata dia, akan sangat indah bila diterapkan dalam konteks nasional. Sebab, demokrasi In