Laban Hill: Yang Muda yang Membuat Sejarah Perdamaian

Author : Administrator | Monday, October 12, 2009 21:55 WIB | Koran Pendidikan - Koran Pendidikan

UMM - Penulis berbakat dari Amerika Serikat, Laban Hill hadir di Ruang Sidang Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Penulis dengan banyak penghargaan ini secara khusus membedah bukunya berjudul America Dreaming.

Acara yang digelar atas kerjasama Konsulat Jendral (Konjen) Amerika Serikat (AS) dengan American Corner (Amcor) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini diikuti pula guru SMA-SMK se- Malang raya.“Pesan dari buku ini adalah mengingatkan para generasi muda sekarang tentang apa yang bisa mereka berikan untuk dunia ini,” katanya.

Buku America Dreaming yang mendapatkan beberapa penghargaan termasuk dari National Parenting Award ini menceritakan perjuangan anak-anak muda Amerika pada tahun 1960-an. Dimana mereka menginginkan kehidupan yang lebih baik dan memperjuangkan misi keadilan, perdamaian, dan persamaan.

Perubahan dunia yang dilakukan anak muda ini menjadi momen bersejarah bagi Amerika. Pembaharuan yang dicapai tidak harus sempurna, tapi bagaimana perubahan dan kemajuan terlihat dari sebuah perjuangan. ”Anak muda, apa yang bisa dilakukan sekarang untuk memberikan warisan yang baik kepada generasi selanjutnya,” tambahnya.

Menurutnya, gerakan pemuda merupakan bukti kuatnya perkerakan dan kepedulian terhadap negaranya. Menanggapi beragam isu, seperti perdamaian, equality, dan keadilan harusnya pemuda di belahan negara manapun memiliki kepekaan yang sama ats ketidak adilan yang ada. Meskipun sedikit, pasti akan berdampak. “Kita akan lihat sebagaimana kalian, kalian, kaum muda melakukan apa saja untuk penghormatan terhadap negara kalian,” katanya.

Sementara itu Public Affairs US Consulate General Surabaya, Andrea De Arment menuturkan buku yang ditulis Laban ini sangat tepat untuk misi sosialisasi budaya Amerika. Karena itu kegiatan ini tidak hanya dilakukan di kota besar seperti Jakarta, melainkan juga di Surabaya, dan juga universitas di Malang. “Dengan mengetahui sejarah dan kultur yang ada, maka kita akan tahu mengapa sebuah kebijakan lahir di Amerika,” ucapnya.Sosialisasi yang intens ini lanjutnya diharapkan semakin membuat hubungan baik Indonesia Amerika menjadi lebih baik di segala bidang. Di bidang pendidikan misalnya diharapkan terjadi peningkatan jumlah mahasiswa Amerika yang studi di Indonesia dan sebaliknya. .sty-KP

Harvested from: http://www.koranpendidikan.com/cetak/artikel/4343/laban-hill-yang-muda-yang-membuat-sejarah-perdamaian.html
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image