Baksos UMM dan Tradisi Menyantuni

Author : Administrator | Wednesday, August 29, 2012 14:08 WIB | Koran Pendidikan - Koran Pendidikan
Baksos UMM dan Tradisi Menyantuni

Tradisi menyantuni fakir miskin yang dilakukan oleh kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus berlanjut. Ramadhan tahun ini, UMM membagi 600 paket sembako dan mengadakan pengobatan gratis, juga untuk 600 orang, di tiga lokasi di Malang Raya, yakni Tlekung Kota Batu, Sumber Pucung Kabupaten Malang dan Tunggul Wulung Kota Malang. Selain itu, lebih dari 300 lembaga dan ribuan perorangan memperoleh bantuan kurma dari Kedutaan Arab Saudi yang disalurkan melalui UMM. Total kurma yang didistribusikan tahun ini mencapai 8 ton atau meningkat 4 kali lipat dibanding tahun lalu.
Ketua Panitia Semarak Ramadhan UMM,  Muhammad Wachid, menerangkan selain kegiatan kajian dan I’tikaf, pihaknya memang meyelenggarakan bakti sosial yang melibatkan dosen, dokter, karyawan serta mahasiswa. Mereka secara suka rela membantu umat yang membutuhkan bantuan dengan paket sembako dan pengobatan secara gratis.
“Di setiap lokasi Baksos, panitia berkoordinasi dengan Ranting atau Cabang Muhammadiyah setempat. Selain itu, untuk menambah jumlah santunan, untuk di Tlekung maupun di Sumber Pucung UMM bekerjasama dengan Lazis Muhammadiyah sehingga penerimanya bisa lebih dari 200 orang di setiap lokasi. Sedangkan di Tunggul Wulung, Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat menambah jumlah bantuan atas swadaya warga dan simpatisan Muhammadiyah,” terang Wachid usai menyerahkan sembako secara simbolik di Tunggul Wulung, Ahad (12/8).
Ketua Ranting Muhammadiyah Tunggul Wulung, Prof Dr Tobroni, mengaku senang didatangi tim UMM. Setiap tahun di wilayahnya memang punya tradisi menyantuni, tetapi jumlahnya tak lebih dari 100 paket. Warga sekitar masjid Surya Gemilang yang sedang dibangun sangat membutuhkan bantuan sembako dan pengobatan itu. “Teologi Al-Ma’un ini menjadi ciri khas Muhammadiyah. Jadi setiap ranting Muhammadiyah harus membuat gerakan menyantuni warga sekitar yang membutuhkan,” kata Tobroni.

Harvested from: http://www.koranpendidikan.com/view/1590/baksos-umm-dan-tradisi-menyantuni.html
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image