Rudi Kecil Tekuni Seni Lukis Bermodal Literatur dan Nekat

Author : Administrator | Friday, March 10, 2017 | -

Mencari Rezeki dari Coretan

(ist)

108jakarta.com - Galeri Nasional Indonesia menggelar Pameran Seni Rupa Nusantara 2017 pada 7–27 Maret 2017. 
Event akbar dua tahunan (biennale) ini bersifat terbuka dan mengakomodir para perupa dari berbagai wilayah di Indonesia untuk berkesempatan dan berpartisipasi menampilkan karya terbaiknya di ajang pameran bertaraf nasional bersama para perupa dari berbagai wilayah lainnya. 

Lewat mekanisme seleksi yang cukup ketat, perhelatan ini memberikan kesempatan dan peluang bagi para perupa di Nusantara dalam menunjukan potensi, kreativitas, dan eksistensinya. 

Pameran Seni Rupa Nusantara 2017 merupakan penyelenggaraan yang ke-9, mengusung tema “REST AREA: Perupa Membaca Indonesia”.

Tema kurasi diungkap Kurator pameran ini, Suwarno Wisetrotomo, berusaha menggali apakah karya seni rupa masih memiliki fungsi sebagai saksi dan pencatat zaman, apakah masih memiliki kekuatan untuk menyentuh kesadaran reflektif bagi penonton, apakah masih memiliki potensi menggugah kesadaran kritis bagi penikmatnya, dan apakah masih memiliki kekuatan misteri yang memberi dan mendorong keluasan imajinasi bagi khalayak luas. 

Di tengah turbulensi sosial, politik, ekonomi, dan budaya, “seni” (karya seni rupa) seharusnya memainkan peran pentingnya untuk menciptakan keseimbangan.

Ditambahkan A. Sudjud Dartanto yang juga merupakan Kurator pameran ini, “Karya seni rupa itu dapat dipahami sebagai rekaman-rekaman atas konteks dan jamannya dengan dasar, pertama, karya seni rupa ini lahir dari sebuah penghayatan dan pemikiran senimannya, kedua, karya seni rupa dalam pameran ini bisa menjadi sebuah pernyataan sekaligus pertanyaan atas kondisi-kondisi obyektifnya, dan ketiga, karya-karya ini dapat dibaca sebagai sebuah teks yang terjalin antara satu karya dengan karya-karya lainnya sebagai sebuah meta teks yang hadir dengan keunikan pengalaman-pengalamannya.”

Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus ‘Andre’ Sukmana berharap pameran ini dapat memotivasi banyak pihak, khususnya bagi para seniman/perupa agar terus berpacu, tetap semangat berkarya, dan berkompetisi untuk menunjukkan kreativitas dan ekspresisi diri melalui karya seni rupa yang memiliki berbagai makna, nilai dan fungsi tertentu dalam rangka penguatan karakter bangsa. (suh)

من المقطوع: http://equator.co.id/rudi-kecil-tekuni-seni-lukis-bermodal-literatur-dan-nekat/
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1