Gita Wirjawan Masih Penasaran dengan Piala Thomas dan Uber

Author : Administrator | Tuesday, October 04, 2016 | Detik News -

Foto: Rachman Haryanto

 

Jakarta - Target Gita Wirjawan sebagai Ketua Umum PBSI 2012-2016 belum sepenuhnya terpenuhi. Piala Sudirman, Piala Thomas, dan Piala jadi pekerjaan rumah selanjutnya, jika dia terpilih menjadi Ketua Umum PBSI kembali.

Bicara prestasi, atlet-atlet di kepengurusan Gita relatif oke. Di masa kepemimpinannya, medali emas di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro berhasil diraih. Sebelumnya, atlet-atlet pelatnas Indonesia juga sukses merebut sejumlah kemenangan di All England, Kejuaran Dunia, hingga single event berlevel super series premier.

Kini masa kepengurusan Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) 2012-2016 yang dipimpin Gita akan segera berakhir. Musyawarah Nasional untuk memilih ketua umum baru akan dilaksanakan 31 Oktober-1 November di Surabaya. 

Hingga saat ini belum muncul nama bakal calon ketua umum baru. Malah, Gita sudah mendapat dukungan dari 21 pengurus provinsi PBSI.

"Saya sangat berterimakasih dengan dukungan yang didapat, tetapi ini bukan berarti kita sudah cukup melakukan komunikasi dengan daerah, tetap ada hal yang barus diperbaiki ke depannya dengan daerah. Saya ingin sekali kesuksesan di lapangan oleh atlet itu bisa dirasakan oleh teman-teman di daerah dan disumbangsihkan oleh daerah," kata Gita di Lagoon Cafe, Hotel Sultan, Jakarta, Senin (3/10/2016).

"Kalau kita bicara dengan teman daerah hal-hal terkait dengan desentralisasi pelatnas apakah itu terkait dengan audisi, apakah itu terkait dengan palatnas ini saya perlu koordinasi antara pusat dan daerah. Saya ingin hal-hal seperti itu dicatat untuk siapapun yang bisa membawa PBSI ke depannya," tambahnya.

Menurut Gita, menjadi Ketua Umum PBSI bukan berarti tanpa kendala. Ada tiga pokok penting yang perlu diperhatikan oleh Ketum PBSI selanjutnya.

"Banyak. Jujur untuk masalah biaya itu tidak kecil. Tapi, alhamdulillah didukung teman. Dan yang kedua adalah untuk mencari kader-kader baru, khususnya di tunggal putri itu tidak gampang. Kita banyak sekali sudah menggalang ganda putra, campuran, tunggal putra dan ganda putri juga. Tapi, tunggal putri kendala yang sistemik dan ini mungkin mencerminkan bagaimana sulitnya untuk cari talenta putri dan ini salah satu upaya yang harus ditingkatkan oleh siapapun.

"Ketiga adalah bagaimana kita bisa memberikan medali lebih banyak di nomor-nomor yang lebih banyak dari ganda campuran dan ganda putra. Kita seringkali bisa bangga di level super series. Tapi untuk grup, seperti Sudirman, Piala Thomas dan Uber, itu kita masih belum/

"Hal itu memang masih membuat saya penasaran. Tapi siapapun itu saya rasa harus membuat siapapun penasaran. Artinya harus lebih semangat untuk menang dan itu event grouping di mana kita cukup lama tidak kita dapatkan. Dan itu harus disemangatkan oleh siapapun untuk pemimpin PBSI ke depan.

"Sedangkan untuk SEA Games dan Asian Games saya cukup percaya tahun depan akan ada kelihatan. Saya juga yakin ke depan dengan pondasi yang ada kita bisa lakukan," ungkap dia.

Dia sendiri juga mengajak dan secara terbuka bagi siapapun yang hendak mendaftar menjadi Ketua Umum PBSI yang baru.

"Saya sih terbuka biar demokratis siapapun. Apakah itu pria maupun wanita yang punya kapasitas yang bisa diberikn untuk atlet dan harus nyambung dengan prestasi atlet di lapangan," pungkasnya.

من المقطوع: http://sport.detik.com/raket/d-3312643/gita-wirjawan-masih-penasaran-dengan-piala-thomas-dan-uber
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1