Pelatih Renang Jabar Kaget Anak Asuhnya Raih Sembilan Emas di Peparnas 2016

Author : Administrator | Wednesday, October 19, 2016 | Tribun News -
SABET EMAS - Perenang Jabar, Raina Saumi G memimpin pada final 400 meter gaya bebas putri cabang olahraga renang PON XIX/2016 Jabar di Kolam Renang UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Rabu (14/9/2016). Raina berhasil menyabet medali emas dengan catatan waktu 4:21.23, sedangkan medali perak diraih atlet Jatim Ressa Kania Dewi dan medali perunggu oleh atlet Riau Azzahra Permatahani. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 
 
 

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih renang Jawa Barat, Utin Kurnaedi, mengaku kaget anak asuhnya mampu meraih sembilan medali emas pada ajang Peparnas 2016.

“Alhamdulillah, patut kita syukuri. Perjuangan para atlet dan tim pelatih yang berjumlah enam orang ini bisa melahirkan medali emas bagi Jabar,” ujar Utin yang dilansir laman Peparnas 2016.

Tanpa motivasi dan kerja keras para atlet, lanjut Utin, perolehan itu tidak mungkin bisa tercapai. Tekad kuat dari para atlet yang melawan keterbatasan untuk mengharumkan nama Jabar wajib diapresiasi.

Utin juga berterimakasih kepada masyarakat Jawa Barat yang sudah mendukung dan mendoakan atlet-atlet Jabar untuk bisa berjaya.

Raihan 14 emas selama dua hari dinilai sudah melebihi dari yang sudah di targetkan.

“Sudah melebihi target minimal yaitu 10 emas. tapi baru dua hari kita sudha bisa lebih. Mudah-mudahan raihan emas ini juga bisa terus berlanjut," pungkas Utin.

Dilansir oleh laman Peparnas 2016, sembilan emas bagi Jawa Barat itu didapat dari M Azwin yang turun dinomor 100 meter gaya bebas S12 putra dengan catatan waktu 1:08.09 menit.

Emas selanjutnya datang dari 50 meter gaya punggung S9 putra atas nama Ahmad Azwari yang finis dengan waktu tercepat 37.83 detik.

Sukses raihan emas juga diikuti perenang Jabar lainnya, Sunarto yang menjadi perenang tercepat dinomor 100 meter gaya dada S11 putra dengan waktu 1:26.84 menit sekaligus memecahkan rekornas pada Peparnas Riau 2012 lalu atas nama Iberamsyah dari Kalimantan Selatan (1:29.81 menit).

Medali emas juga berhasil disumbangkan Ilham Kholik dari nomor 100 meter gaya dada S12 putra yang menjadi tercepat dengan waktu 1:28.40 menit disusul oleh Karel Y dari Papua dengan waktu 1:31.01 yang mendapatkan perak.

Irfan Septiana dari Jabar juga tak mau ketinggalan untuk menyumbangkan medali emas dinomor 100 meter gaya dada S14 putra. Ia menjadi yang tercepat dari lawannya dengan catatan waktu 1:15.08 menit sekaligus memecahkan rekor Paragames 2011 lalu atas atlet Indonesia asal Kalimantan Tengah, M Samsi (1:16.37 menit).

Kemudian emas bagi Jabar juga ditorehkan M. Nabil yang berhasil menjadi yang tercepat dengan waktu 1:08.70 dari nomor 100 meter gaya kupu S10 putra.

Disusul Arkolaus dari Papua yang meraih perak (1:20.24 menit), dan perunggu diraih perenang Kalimantan Selatan, Khairul Amin (1:23.86).

Emas berikutnya bagi Tatar Pasundan disumbangkan Ahmad Azwar Zaelani yang hanya tampil seorang diri dan berhasil membubuhkan waktu 1:18.64 menit.

Daniel Nugroho yang turun dinomor 100 meter gaya kupu S14 putra juga tampil tanpa lawan dengan membubuhkan waktu 1:06.38 menit dan berhak atas medali emas bagi Jabar.

Bukan hanya dinomor putra saja, torehan medali emas juga tercipta bagi Jabar dinomor 50 meter gaya punggung S8 putri, perenang Jabar Gusmalayanti menorehkan waktu tercepat 48:47 detik dan berhak atas medali emas, meninggalkan lawannya dari Riau, Nova Aprillah yang hanya meraih medali perak (1:12.89).

Penulis: Fahdi Fahlevi

من المقطوع: http://www.tribunnews.com/sport/2016/10/19/pelatih-renang-jabar-kaget-anak-asuhnya-raih-sembilan-emas-di-peparnas-2016?page=3
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1