Jangan Bedakan para Atlet Disabilitas

Author : Administrator | Tuesday, October 25, 2016 | Media Indonesia -

ANTARA/NOVRIAN ARBI

PARA gubernur se-Indonesia diminta tidak membedakan nilai apresiasi atau bonus kepada atlet-atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas).

Tidak adanya pembedaan itu merupakan bentuk kesetaraan perlakuan bagi prestasi atlet-atlet Indonesia.

"Saya imbau para gubernur untuk tidak membedakan apresiasi atau bonus kepada atlet yang telah berprestasi baik atlet PON maupun atlet Peparnas," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat menutup Peparnas XV/2016 di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Senin (24/10).

Menurut Khofifah, hal itu merupakan salah satu bahasan dalam rapat koordinasi dengan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Menteri Pemuda dan Olahraga, yang mana sudah disampaikan kesetaraan pemberian apresiasi bagi atlet yang berprestasi di tingkat internasional.

Menurut dia, kesetaraan pemenuhan hak itu merupakan salah satu butir pasal dari UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Disabilitas.

Siapa pun dan elemen apa pun semuanya mendapat perlakuan sama dan berupaya maksimal untuk memberikan hak dasar penyandang disabilitas.

Lebih lanjut ia mengapresiasi para atlet yang tampil di Peparnas XV.

"Para atlet telah menunjukkan sportivitas dan kesungguhan yang luar biasa sehingga hadirnya sejumlah prestasi, bahkan di beberapa cabang olahraga mampu melampaui rekor nasional, ASEAN Para Games, dan Asian Para Games," katanya.

a berharap semangat Pe-parnas bisa menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas seluruh Indonesia untuk bisa berkarya dan meraih prestasi.

"Saya ucapkan selamat bagi para atlet dan berharap empat tahun lagi bisa berjumpa lagi di Peparnas XVI di Papua," kata Khofifah.

Ketua Umum PB PON dan Peparnas 2016 yang juga Gubernur Jabar Ahmad Her-yawan menyatakan lega Jabar telah menuntaskan amanat sebagai tuan rumah PON dan Peparnas dengan maksimal dan hadirnya berbagai prestasi dan pemecahan rekor.

"Kami komitmen mewujudkan catur sukses, yakni sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, sukses pemberdayaan ekonomi, dan sukses administrasi. Khusus dengan Peparnas, Jabar telah meraih sukses edukasi untuk meningkatkan potensi penyandang disabilitas," kata Aher. (Ant/R-2)

من المقطوع: http://www.mediaindonesia.com/news/read/73840/jangan-bedakan-para-atlet-disabilitas/2016-10-25#
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1