Indonesia | English | Arabic
Tuesday, 18 June 2013
أنت هنا: UMM >> الأخبار >> أخبار وطنية >> Pemerintah berikan penghargaan kepada tim gabungan

أخبار وطنية



Pemerintah berikan penghargaan kepada tim gabungan

Wednesday, 23 May 2012 | 14:48 WIB | قراءة: 13583

facebook umm twitter umm delicious umm digg umm ar-umm_news_712.html  ar-umm_news_712.pdf  berita-ilmiah_712.doc umm-news-712-ar.ps
Anggota tim gabungan mulai bekerja melakukan pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 milik Rusia di Cepelang, Cijeruk, Bogor, Jabar, Kamis (10/5).(ANTARA/Jafkhairi)

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah memberikan piagam penghargaan kepada anggota tim gabungan yang terlibat dalam operasi SAR untuk pencarian, evakuasi dan identifikasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet-100.

"Ini sebagai ucapan terima kasih atas komitmen dan ketangguhan tim gabungan dalam menjalankan tugas," kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu.

Penghargaan antara lain diberikan kepada anggota SAR, TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat, Mapala UI dan kelompok pendaki Wanadri.

Penghargaan juga diberikan kepada Kepolisian Wilayah Bogor, Sat II/Pelopor Brimob, Denbravo 90/Paskhas, Yonif 328/Kostrad, Yonif 23/Kopassus, dan unsur TNI maupun kepolisian di daerah.

Selain itu pemerintah juga memberikan penghargaan kepada Dinas Kesehatan Bogor, PT Travia, Garuda Indonesia Airlines, Lanud Atang Sanjaya, Lanud Halim Perdanakusuma, Federasi Panjat Tebing Indonesia, Kedutaan Besar Amerika, Taruna Siaga Bencana, tim penyelamat dari Jasa Marga, Orari Bogor, dan Dompet Dhuafa.

Penghargaan juga diberikan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di wilayah sekitar operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet-100 di kawasan Gunung Salak, Bogor.(ans)



من المقطوع : http://www.antaranews.com

Comment:


Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

أخبار الأرشيف الوطني

الأخبار الأكثر شعبية

يتم تعليق

البرامج

  Berita Utama