Indonesia | English | Arabic
Friday, 24 May 2013
أنت هنا: UMM >> الأخبار >> أخبار وطنية >> Wapres buka Indonesia Book Fair 2011

أخبار وطنية



Wapres buka Indonesia Book Fair 2011

Friday, 25 November 2011 | 14:19 WIB | قراءة: 11750

facebook umm twitter umm delicious umm digg umm ar-umm_news_184.html  ar-umm_news_184.pdf  berita-ilmiah_184.doc umm-news-184-ar.ps
Wakil Presiden RI, Boediono (FOTO ANTARA/Regina Safri/ss/nz/11.)

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Presiden Boediono membuka secara resmi pameran buku terbesar di Indonesia, Indonesia Book Fair 2011 di Istora Senayan Jakarta, Jumat.

Wakil Presiden dalam sambutannya mengapresiasi pameran buku yang digelar mulai 24 November hingga 4 Desember 2011 tersebut untuk mengembangkan minat baca sekaligus mendorong penerbitan buku berkualitas.

Menurut Wapres, buku memiliki peran penting bagi peradaban manusia. Buku merupakan alat transmisi peradaban yang tidak lekang oleh jaman.

"Sekarang buku bagian dari kehidupan kita. Buku cetak yang sehari-hari kita lihat. Namun, teknologi tidak berhenti. Kini teknologi IT (informasi teknologi). Ini adalah fakta, yang nanti ada implikasinya dalam pemberian pesan peradaban ini. Ini menunjukan buku, apapun bentuknya, cetak mapun alat elektronik itu medium transmisi peradaban manusia," kata Wapres saat memberikan sambutan.

Untuk itu, menurut Wapres, sangat penting bagi para penerbit dan penulis untuk terus berkarya dengan buku-buku yang berkualitas yang akan dibaca dari generasi ke generasi. "Buku tidak hanya sekedar komoditi," kata Wapres.

Wapres menambahkan, peran pemerintah untuk mendorong dunia industri perbukuan memang diperlukan. Untuk itu, menurut Wapres, pemerintah membuka dialog bagi para industriawan buku. "Dialog komunikasi apa yang bisa dilakukan dari peran pemerintah ini. Saya kira banyak nanti yang bsia dilakukan

Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) Lucya Andam Dewi dalam kesempatan tersebut berharap peran pemerintah dalam mengembangkan industri perbukuan dengan skala yang lebih luas tidak hanya buku-buku pendidikan.

"Kami mendambakan keterlibatan negara dalam penyelenggaraan pemerintah, dalam pemberian penghargaan kepada penulis, dalam pendistribusian hingga ke pelosok, dalam kampanye peningkatan minat baca, pemberantasan buta huruf, demi peningkatan kualitas dan kuantitas buku indonesia," katanya.

Sementara itu, Dalam acara pembukaan tersebut IKAPI menyerahkan kenang-kenangan buku berjudul Islamic transaction law in bussines kepada Wapres.

Indonesia Book Fair yang ke-31 kali ini diikuti oleh 116 peserta kalangan penerbit dari dalam dan luar negeri, badan perpustakaan daerah se-Indonesia, penyalur dan toko buku, pusat kebudayaan dan komunitas perbukuan. (ANT)



من المقطوع : www.antaranews.com

Comment:


Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

أخبار الأرشيف الوطني

الأخبار الأكثر شعبية

يتم تعليق

البرامج

    الإعلانات

      Berita Utama