Indonesia | English | Arabic
Tuesday, 18 June 2013
أنت هنا: UMM >> الأخبار >> أخبار دولية >> Menuju Mekkah, Banyak Jamaah Bawa Makanan Basi dari Madinah

أخبار دولية



Menuju Mekkah, Banyak Jamaah Bawa Makanan Basi dari Madinah
» Thursday, 13 October 2011 | 16:23 WIB | قراءة: 19971
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm ar-umm_news_36.html  ar-umm_news_36.pdf  berita-ilmiah_36.doc umm-news-36-ar.ps
Seorang jamaah haji kloter I Kaltim mencium anaknya saat akan meninggalkan Gedung Banua Patra menuju Asrama Haji Manggar, Sabtu (1/10). Sebanyak 318 orang yang berasal dari Balikpapan dan Malinau hari ini mulai memasuki Asrama Haji Manggar Balikpapan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah pada Minggu (2/10) pagi. Dua orang terpaksa tidak bisa berangkat karena alasan kesehatan dan visa yang belum dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi. (TRIBUNKALTIM/FACHMI RACHMAN)

Pergeseran calon jamaah haji Indonesia sudah memasuki hari ketiga, dalam pantauannya Kepala Daker Makkah, Arsyad Hidayat, ditemukan banyak jamaah membawa makanan dari Madinah yang menjadi basi setibanya di Makkah.

Arsyad menjelaskan, makanan boks yang diterima jamaah waktu di Madinah memiliki kedaluwarsa tiga jam. Sedangkan perjalanan Madinah-Makkah memakan waktu 5-6 jam, sehingga makanan tersebut sudah pasti basi setibanya di Makkah.

"Kami imbau jamaah agar tidak membawa makanan tersebut dan baru memakannya di Makkah," kata Arsyad kepada wartawan di kantor Daker Makkah, Rabu (12/10/2011).

Sebaiknya, makanan tersebut dimakan saat masih di Madinah atau dimakan tidak lebih dari tiga jam setelah diterimanya. Jika makanan tersebut baru dimakan setibanya di Makkah akan berpotensi membuat jamaah mengalami sakit.

Dia juga mengimbau kepada petugas yang melakukan sweeping agar mengontrol jamaah yang membawa makanan dari Madinah. Jangan sampai, makanan tersebut terbawa dan dimakan oleh jamaah. (kemenag.go.id)




Comment:


Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

أرشيف الأخبار الدولية

الأخبار الأكثر شعبية

البرامج

  Berita Utama