Indonesia | English | Arabic
Thursday, 23 October 2014
أنت هنا: UMM >> اعتقاد >> SBY vs Dunia Pertanian Kita Yang Kian Terpuruk

اعتقاد

Bagi para dosen, mahasiswa, karyawan UMM atau simpatisan muhammadiyah, Silahkan kirimkan opini anda untuk membangun bangsa ini menjadi lebih baik. Untuk kirim bisa klik disini.


SBY vs Dunia Pertanian Kita Yang Kian Terpuruk
» Tuesday, 18 October 2011 | 19:46:29 WIB | قراءة: 4009
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm print pdf doc ps
بواسطة: Suyatno

Sewaktu pertama kali disumpah menjadi Presiden RI ke-6 oleh MPR tahun 2004, saya termasuk paling optimis kalau Indonesia akan kembali mencapai jaman keemasan.  Pertanian maju.  Mengapa? Karena Susilo Bambang Yudhoyono yang diangkat menjadi Presiden RI ke-6 ini adalah seorang Doktor Pertanian, lulusan IPB lagi   Tentu saja akan membawa Indonesia menjadi negeri yang makmur dengan pangan melimpah-ruah.  Padi menguning terhampar di mana-mana. 

Hingga 2-3 tahun sang presiden kita mengendalikan Indonesia, rasa optimisme saya masih begitu kuat membuncah.  Mungkin juga demikian yang dirasakan oleh sebagian besar rakyat Indonesia.  Indonesia bakal maju pertaniannya, seperti dulu, dulu sekali ketika bangsa ini subur makmur, gemah ripah loh jinawi.

Namun, hingga akhir masa jabatan, kondisi pertanian kita justru kian terpuruk.  Produksi padi menurun, palawija tak lagi ada, peternakan banyak yang kolaps, perikanan juga demikian adanya.  Presiden kita yang seorang doctor ternyata tak becus mengurus negara yang subur makmur ini sebagai lumbung padi.  Negara ini justru harus mengimpor beras dari Vietnam, Thailand, India dan Negara-negara lain.  Alih-alih mau ekspor, dimakan sendiri saja sudah harus ditolong negara lain. 

Harapan untuk memajukan sektor pertanian menjadi sirna pada periode jabatan SBY yang kedua menjadi orang nomor satu di Indonesia.  SBY justru disibukkan dengan urusan-urusan kecil yang mestinya tak perlu diurus.  Seperti jahilnya dia mengurus status keistemewaan DIY.  SBY gagal menempatkan orang-orang baik di posisi pejabat tinggi negara, termasuk menteri pembantunya.  Justru orang-orang bodoh, gila kekuasaan dari partai yang tak jelas jluntrung-nya dijadikan menteri.  Walhasil, negara yang mestinya “tongkat bambu dilempar pun jadi tanaman” menjadi negara miskin.  Apa-apa harus mendatangkan dari luar negeri.  Bayangkan, negeri subur makmur nan luas membentang dari Sabang sampai Merauke ini justru menjadi negeri yang kelaparan.  Harga bahan kebutuhan pokok sehari-hari selangit.  Rakyat miskin pun menjerit.

Anehnya, presiden ini tetap saja “lamban” bekerja.  Lelet – dalam bahasa Jawa-.  Apa-apa ditangani sangat terlambat.  Setelah kondisi kian terpuruk.  SBY hanya bisa jual tampang.  SBY hanya bisa tebar pesona.  Tak seperti Bung Karno yang sangat sigap dan berani.  Tak seperti  Habiebie yang cerdas.  Tak seperti Gus Dur yang super.  Tak Seperti Ibu Mega yang berwibawa.  Tak seperti pula Pak Jusuf Kalla yang energik.  SBY mlempem. 

Dunia pertanian kita menjadi kian terpuruk.  Mestinya kita menjadi lumbung padi. Mestinya Negara kita justru gudangnya telur, susu, daging, ikan dan sumber pangan nabati lain.  Kalau pertanian maju, semuanya tentu akan ikut maju.  Sebab, Indoensia adalah negera agraris yang sumber hayatinya melimpah ruah.  Karena sang presiden yang doctor pertanian, tapi tak mampu menerapkan ilmunya itu, maka pertanian negeri ini menjadi seperti ini.  Dia memang tak bisa bertani, dia hanya bisa mencipta lagu dan bernyanyi, di tengah rakyat yang hanya makan nasi dengan bumbu terasi……




Forum Opini:


ummul hs
05-25-2012
20:11:58
memang kita harus step by step ni tuk perjalanan indonesia menuju jalan lebih baik.. saya yakin suatu hari nanti.

» رد
potret
05-20-2012
00:21:47
wah klu soal ini mendingan diem aja saya ya sobat, tak mampu berkomentar, wkwkwkkw salam pertanian...

» رد
dahlia
05-10-2012
12:36:39
jangan kawatir kalau para pemimpin kita maih perti yang sekrang tidakyang komiymen trehadap pertanian kita... ya.... generai berikutnya kan nanya.... kayak apa ya pohonnya nasi.... nah lo....

» رد
jinaborner@mail15.com
03-26-2012
09:40:34
Do not enough cash to buy a building? You should not worry, just because it's possible to get the personal loans to solve such kind of problems. Thence take a term loan to buy all you want.

» رد
fatur
02-29-2012
20:56:02
kami sadar akan hal itu, ini sangat parah,tapi apakah pantas artikel ini yang kurang memenuhi etika ini dimuat disini? bukannya saya membela pak SBY hanya saja saya kurang berkenan dengan dartikel yang anda tulis karena bahas ynag mencaci apalagi dimuat di web UMM ini.

» رد
Alichwan Nurwiyono
01-18-2012
12:48:05
Padahal Beliau Presiden adalah doktor keluaran INSTITUT PERTANIAN BOGOR, jadi gimana dong manfaat ilmunya di bidang pertanian?

» رد
andra nn
01-13-2012
00:40:34
Luar biasa.. :) Yg perlu kita ketahui bersama. setiap pemimpin pastinya punya karakter yg berbeda & sudah pasti memiliki gaya kepemimpinan yg berbeda pula. ketika sebeye disandingkan dgn beberapa tokoh di atas, hmm rasanya belum pantas. banyak PR yg harus segera diselesaikan. berbicara tentang kisah negeri yg subur gemah ripah loh jinawi ibarat bara jauh dari api. dalih ingin mensejahterakan rakyat, yg ada keterpurukan dan terjajah..

» رد
siti
12-16-2011
16:11:15
yh, sudara2,seperti inilh keadaan negeri kita saat ini, negeri yang kaya SDA tapi jlh angka kemiskinan terus meningkat, jlh anak busung lapar terus menerus meningkat, akibat gizi yang tidak terpenuhi. bagaimanakah solusinya,?? kita sebagai mahasiswa saat ini harus terus belajar dan terus menggali informasi tentang fakta saat ini,dan terus bekerja keras untuk memperbaiki keadaan negeri kita ini,,

» رد
Hryo Prasodjo
11-18-2011
10:00:47
saya rasa terlalu banyak pembunuhan masal \\"akal sehat\\" di negri ini ,kalau saya boleh meminjam istilah pak Dahlan Iskan ibarat \\"ayam mati dilumbung padi\\",jalan satu-satunya untuk keluar dari keterpurukan ini adalah dengan kerja keras,kerja,dan kerja.

» رد

Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

  Berita Utama