Bedah Rumah, KKN Mahasiswa UMM

Author : Administrator | Friday, April 15, 2016 16:34 WIB | Tempo Online -

Bedah Rumah, KKN Mahasiswa UMM

Rektor UMM saat memakaikan jas KKN secara simbolik kepada peserta KKN, Kamis (14/1). dok/umm.ac.id KOMUNIKA ONLINE

KOMUNIKA, Jakarta - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merehabilitasi sejumlah rumah di Desa Jambesari Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut merupakan salah satu program Kuliah Kerja Nyata (KKN). 

Ketua Kelompok KKN UMM di Desa Jambesari, Dian Eko Wicaksono, mengatakan tim KKN sejak awal terlibat dalam merencanakan dana, pencairan, pembelian bahan bangunan, hingga rehabilitasi rumah selesai. Sebanyak 20 rumah digarap oleh tim KKN UMM di Jambesari. “Ada yang dibangun dari nol, ada juga yang hanya renovasi saja,” ujar Dian, mahasiswa Psikologi angkatan 2013.

Menurut Dian, dibutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk membangun dan merenovasi satu rumah. Ia menilai waktu pembangunan tersebut cukup singkat karena seluruh warga gotong royong membantu membangun rumah tersebut. “Bahkan Pak RT-nya juga sampai ikut-ikutan bantu angkat-angkat,” ujarnya.

Wakil Direktur II Bidang Pengabdian Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UMM, Masduki mengatakan, UMM mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk merehabilitasi 99 rumah di Kabupaten Malang. Ke-99 rumah itu tersebar di delapan desa dalam lima kecamatan, yakni Kecamatan Wajak sebanyak 16 rumah, Donomulyo 17 rumah, Wonosari 30 rumah, Pagak 16 rumah, dan Jambesari 20 rumah.
 



“Semua anggaran untuk program ini berasal dari Kemensos RI yang pencairannya langsung ke masyarakat. Besarnya dana untuk program rehabilitasi rumah tersebut maksimal Rp 10 juta per rumah,” kata Masduki.

Bupati Malang, Rendra Kresna, pada Kamis (31/3) secara simbolis meresmikan satu dari 20 rumah yang dibedah di Desa Jambesari. “Saya sangat senang mahasiswa UMM ikut membantu program rehabilitasi rumah ini. Apalagi saya dengar, tim sampai berinisiatif menggalang dana untuk membantu merehabilitasi rumah yang tidak mendapat bantuan dari Kemensos,” katanya dalam kesempatan tersebut.

Tim KKN UMM, ujar Dian, juga mendapatkan donasi sekitar Rp 20 juta dari berbagai pihak. Uang donasi ini akhirnya digunakan untuk merehabilitasi lima rumah lain yang tidak mendapatkan bantuan dari Kemensos. “Alhamdulillah banyak pihak yang memberikan donasi, sehingga total ada 25 rumah di Jambesari ini direhab,” ujar Dian.



Ika Chandra W. | umm.ac.id

من المقطوع: https://m.tempo.co
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image