Pers Efektif untuk Kampanye Antikorupsi

Author : Administrator | Wednesday, October 16, 2013 11:22 WIB | Media Indonesia -

MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai pers menjadi alat kampanye antikorupsi paling efektif, di samping media sosial yang akhirakhir ini semakin populer. “Untungnya kita punya pers yang masih bisa diandalkan dan media sosial. Kedua pilar ini sekarang menjadi alat kampanye antikorupsi yang paling efektif,“ tegas Mahfud di Malang, Jawa Timur, Senin (14/10).

Ia menilai empat pilar bangsa yang selama ini dianggap menentukan keberlangsungan bangsa ini, yakni eksekutif, legislatif, yudikatif, dan militer, sudah tidak memiliki kekuatan lagi. Menurutnya, keempat pilar tersebut saat ini sudah membusuk karena telah digerogoti orang-orang yang ada di pusaran kekuasaan ataupun secara internal kelembagaan. Sementara itu, dalam kuliah tamu di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Mahfud menekankan hukuman moral bagi seorang koruptor.

Ia percaya seorang pejabat yang melakukan korupsi tidak akan pernah merasa tenang dan nyaman. Hidup seorang koruptor, kata dia, tidak akan tenang. Setiap melihat berita tentang korupsi di televisi, dia pasti takut jika nanti dirinya yang akan terseret. Bahkan ketika sedang santai di rumah dan ada seseorang yang mengetuk pintu rumahnya, dia khawatir jika itu orang dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Mahfud mengatakan yang dicari dalam hidup ini ialah ketenangan dan itu hanya bisa didapat jika seseorang senantiasa menempuh jalan yang lurus dan tidak terlibat korupsi. Menyinggung calon pemimpin bangsa Indonesia ke depan, Mahfud mengatakan ada dua prasyarat pemimpin yang kuat dan bisa diandalkan bangsa ini, yaitu pemimpin yang bersih dan berani.

“Jika seorang pemimpin tidak memiliki salah satu di antara dua hal itu, ia akan selalu menjadi sosok yang tersandera karena tidak bisa berbuat apaapa,“ tuturnya. Sebelumnya, KPK menyosialisasikan pencegahan korupsi kepada sejumlah siswa SMP. Bentuknya berupa pembelajaran singkat yang disampaikan Indraza Marzuki, fungsional kampanye Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK. Menurutnya, faktor pendukung terjadinya korupsi antara lain ialah idealisme yang semakin pendek umurnya, globalisasi yang diterima secara mentah-mentah, budaya kerja keras yang hilang, dan hilangnya kencintaan terhadap negeri ini.

من المقطوع: http://kpk.go.id/id/berita/berita-sub/1444-pers-efektif-untuk-kampanye-antikorupsi
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image


Shared: