Pengamat Intelijen Ragukan Kota Surabaya Jadi Target Teror

Author : Administrator | Wednesday, January 22, 2014 14:40 WIB | Detik News -

Malang - Dua tersangka teroris berhasil dibekuk Densus 88 Antiteror di kawasan SPBU Kedung Cowek, Surabaya. Dari keterangan yang didapat dari kepolisian, diketahui sejumlah tempat di Kota Surabaya menjadi target bom mereka.

"Saya orang yang paling sangsi, tempat-tempat yang disebutkan menjadi target mereka," kata pengamat intelijen dan militer, Muhajir Effendi, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (22/1/2014) siang.

Dia menilai sasaran seperti pos polisi, tempat hiburan di Surabaya kurang spesifik alias bukan sasaran sebenarnya.

"Targetnya tidak jelas. Bisa saja itu bukan sasaran sebenarnya," tegasnya.

Dia bahkan menduga ini merupakan upaya penyesatan untuk mengalihkan perhatian dari aparat. "Bisa jadi itu hanyalah penyesatan atau skenario lain untuk menyukseskan planning sebenarnya," ungkap pria yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.

Ditanya terkait kedua tersangka teroris yang ditangkap Densus 88 dari jaringan Poso? Muhajir kembali meragukan. Bahkan Muhajir menyebut, keduanya sebagai kelompok swakarsa yang terbentuk tanpa memiliki latar atau jaringan yang kuat.

"Ya bisa iya bisa tidak. Yang jelas saya bisa menyebut mereka pelaku lokal dan juga bukan jaringan sel utama dari pelaku teror yang pernah ada," beber Muhajir.Apa alasan menyebut diduga jaringan teroris lokal? Ia menuturkan, hal itu dapat terlihat dari barang bukti yang diamankan aparat.

Seperti bom berdaya ledak rendah (low explosive). "Kalau melihat itu jelas modalnya cupet atau sedikit," cetusnya.

Seperti diberitakan, kelompok teroris Abdul Majid dan Isnaini Ramdhoni atau Dhoni, yang dibekuk Densus 88, Senin (20/1) malam sudah merencanakan aksi pengeboman secara matang. Bahkan, keduanya sudah melakukan survei untuk menentukan 22 target untuk diledakkan.

من المقطوع: http://news.detik.com/read/2014/01/22/141334/2474875/475/2/pengamat-intelijen-ragukan-kota-surabaya-jadi-target-teror
Shared:

Comment

Add New Comment


characters left

CAPTCHA Image